Berita Semarang

Dipicu Saling Pandang, Pemuda Kampung Sawah dan Karyawan Distributor Adu Jotos di Kalimas Semarang

Dua kelompok pemuda di Semarang Utara, Kota Semarang, terlibat tawuran di Jalan Kalimas Raya, Panggung Kidul, Selasa (12/10/202) sore.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK TIM ELANG UTARA
Anggota Polsek Semarang Utara mengamankan sejumlah senjata tajam yang dibawa pemuda yang terlibat tawuran di Jalan Kalimas Raya, Semarang Utara, Selasa (12/10/2021). Mereka bawa ke kantor Polsek Semarang Utara untuk mediasi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dua kelompok pemuda di Semarang Utara, Kota Semarang, terlibat tawuran di Jalan Kalimas Raya, Panggung Kidul, Selasa (12/10/202) sore sekira pukul 16.45 WIB.

Kelompok tersebut yakni kelompok warga Kampung Sawah dan kelompok karyawan distributor terpal.

Mereka beradu kekuatan lewat adu jotos. Bahkan, beberapa di antara mereka kedapatan membawa senja tajam berupa badik dan pisau.

Ketua Tim Elang Utara Aiptu Agus Supriyanto mengatakan, timnya datang ke lokasi tawuran setelah mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas setempat.

"Iya, betul ada tawuran. Pemicu tawuran hanya salah paham antar dua kelompok tersebut," terangnya saat dihubungi, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Wali Kota Semarang Hendi Sedih, Pengerjaan Jembatan Kaca Tinjomoyo Mleset dari Jadwal

Baca juga: UIN Walisongo Semarang Gelar Kuliah Terbatas, Mahasiswa Fuhum Siap Jadi Relawan Satgas Covid

Baca juga: Mobil Tergencet Truk dan Mobil Boks di Mangkang Kota Semarang, Sekeluarga Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Ucapkan Terima Kasih dan Sayonara di Instagram, Finky Pasamba Bakal Hengkang dari PSIS Semarang?

Polisi yang tiba di lokasi kejadian segera mengamankan sejumlah pemuda yang terlibat tawuran dan diduga sebagai provokator.

Mereka lantas dibawa ke Polsek Semarang Utara, Selasa (12/10/2021) malam.

Dari kelompok Kampung Sawah diamankan lima orang, terdiri dari FY (16), Tegar Wibowo (19), Irfan Renaldi (24), Nofal Aziz Romadhon (18), dan Anisa Nova Ramadhani (17).

Sementara, dari kelompok karyawan disbributor terpal, ada enam orang yang diamankan, meliputi Dana Binarko (28). SS (17), Novel Dhaffar Romadhon (19), M Dendi Abdul Fatah (25), Ridho Fadilah Akbar (19), dan Edo Prasetyo (23).

"Kami bawa mereka ke Kantor Polsek Semarang Utara untuk mediasi," tutur Aiptu Agus.

Hasil mediasi, sambung dia, dua kelompok Kampung Sawah dan distributor terpal bersedia menyelesaikan permasalah tersebut secara kekeluargaan.

Kedua belah pihak saling memaafkan sekaligus berjanji tak akan mengulangi tawuran.

"Akan tetapi, apabila satu di antara pihak ada yang memulai perselisihan maka akan diselesaikan lewat jalur hukum," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Utara Kompol Budi Abadi menuturkan, perselisihan dua kelompok tersebut dipicu saling pandang.

Baca juga: Jatuh Tersungkur dari Motor setelah Tabrak Kerbau yang Menyeberang, Warga Batang Tewas di Kendal

Baca juga: Nenek di Kudus Lapor Polisi, Ditindih dan Diajak Berhubungan Badan Remaja 17 Tahun

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 13 Oktober 2021: Rp 1.833.000 Per 2 Gram

Mereka juga terpengaruh minuman keras.

"Iya, saling pandang, saling ejek, berujung perkelahian," ujarnya.

Ia menambahkan, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan dan pemuda yang terlibat tawuran dikembalikan ke Bhabinkamtibas serta ketua RT/RW setempat untuk dibina.

"Saya berpesan ke para anak muda tersebut agar fokus pada peran masing-masing. Bagi pelajar, fokus belajar, pekerja giatlah bekerja."

"Anak muda harus srawung atau bersinergi dengan masyarakat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved