Berita Jawa Tengah
Kali Ini Giliran Dagangan Samiyem Diborong Ganjar, Beli Kaus dan Alat Pijat di Sangiran Sragen
Kebahagiaan terpancar dari sorot mata Samiyem, melihat ramainya pengunjung yang datang ke Museum Manusia Purba Sangiran, Sragen.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Kebahagiaan terpancar dari sorot mata Samiyem, melihat ramainya pengunjung yang datang ke Museum Manusia Purba Sangiran, Sragen.
Apalagi saat dagangannya diborong oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Momen tersebut terjadi saat Gubernur Ganjar Pranowo mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berkunjung di Museum Manusia Purba, Sangiran, Sragen pada Sabtu (9/10/2021).
Baca juga: Capaian Vaksinasi Masuk Indikator Penentuan Level PPKM, Ganjar: Biar Kawan-kawan Bisa Ngebut
Baca juga: Tugas Awal Sumarno Seusai Jabat Sekda Jateng, Ganjar: Jadi Komandan Penanganan Kemiskinan Ekstrem
Baca juga: Sumarno Sekda Jateng Definitif, Dilantik di Semarang Jumat 8 Oktober 2021, Ini Pesan Gubernur Ganjar
Baca juga: Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Jateng, Ganjar: Sinkronkan Data PKM Bersama Pusat
“Pak mriki, Pak, saya sudah dua tahun tidak jualan ini dibeli,” tutur Samiyem memanggil Ganjar yang berdiri di antara rombongan Kemenparekraf.
“Dodolan opo, Bu?"
"Iki piro?” tanya Ganjar menanyakan harga salah satu barang dagangan Samiyem.
Kepada Ganjar, Samiyem menyodorkan setiap macam dagangannya.
Mulai aksesoris gelang dan kalung, kaos hingga alat pijat dari batu.
Ganjar pun menggoda Samiyem dengan menawar barang dagangannya.
“Iki piro Bu?"
"Rong puluh ewu yo?"
"(Ini berapa bu? Dua puluh ribu ya?)” ujar Ganjar membuat suasana ger-geran.
Ganjar tampak membeli sejumlah kaos dan alat pijat dari batu.
Saat akan pergi, Ganjar mendengar pedagang lainnya berteriak meminta agar dahangannya juga dibeli.
“Yo wis kui ngomong bosku (ajudan) ditukuni ben ora meri,” ujarnya.
Samiyem mengatakan, Museum Manusia Purba Sangiran telah tutup selama dua tahun sejak awal pandemi.
Praktis, dirinya pun tak bisa berjualan.
Dengan dibukanya lagi wisata, Samiyem berharap dagangannya akan laris dibeli.
“Saya sudah jualan di sini lama, kemarin tidak jualan dua tahun."
"Ini senang banget dibeli pak Ganjar, harapannya ramai yang datang jadi bisa jual terus,” tutur Samiyem.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno dalam rangka peninjauan dan penilaian 50 besar Desa Wisata Indonesia Bangkit Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.
Desa Wisata Sangiran menjadi salah satu dari total 50 besar desa wisata yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata 2021 tersebut.
Keunggulan Desa Wisata Sangiran adalah wisata alam dengan catatan sejarah bahwa tanah di desa tersebut berusia 1,8 juta tahun.
Selain itu, 50 persen fosil manusia purba ditemukan di tanah Sangiran. (*)
Baca juga: Pizza Singkong Jarak Towo? Silakan Rasakan dan Nikmati, Datang Saja ke Resto Si Jarwo Karanganyar
Baca juga: Umbul Dungo Ki Manteb Soedharsono di Karanganyar, Tiga Dalang Pentaskan Lakon Acharya Sudarsana
Baca juga: Pencarian Nelayan di Pantai Sumberjati Kebumen Dihentikan, Korban Terakhir Ditemukan di Hari Kelima
Baca juga: Ngadu ke Bupati, IDI Kebumen Menduga Ada Dokter yang Khusus Berburu Pasien BPJS