Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Tugas Awal Sumarno Seusai Jabat Sekda Jateng, Ganjar: Jadi Komandan Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen seusai rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di kantornya, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.

Satgas khusus percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem langsung dibentuk, dengan ketuanya adalah Sekda Jateng, Sumarno.

Pembentukan Satgas penanggulangan kemiskinan ekstrem itu dibentuk setelah ada arahan dari Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, Kamis (7/10/2021).

Satgas akan bekerja menyelesaikan kemiskinan ekstrem di lima daerah, di antaranya Kabupaten Brebes, Banyumas, Pemalang, Banjarnegara dan Kebumen.

Baca juga: Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Jateng, Ganjar: Sinkronkan Data PKM Bersama Pusat

Baca juga: Terima Kasih Pak Ganjar, Adik dan Anak Kami Selalu Diperhatikan - Kata Orangtua Pelajar Papua

Baca juga: Gubernur Ganjar Lantik Sumarno sebagai Sekda Jateng, Sempat Kosong 2 Tahun

Baca juga: Ganjar Sudah Berfirasat Jika Biliar Jateng Bakal Dapat Emas, Diawali Saat Pagi Hari Pakai Kaus

"Satgas ini kami bentuk untuk mempercepat, kan ini waktunya pendek, hanya sampai Desember harus selesai."

"Saya rasa kita perlu tim khusus atau satgas untuk bisa melakukan percepatan."

"Saya khawatir ada beberapa kabupaten yang tidak siap, maka kita harus bantu mereka," kata Ganjar seusai rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di kantornya, Jumat (8/10/2021).

Tugas Satgas lanjut Ganjar yang paling penting adalah verifikasi dan validasi data.

Sebab dari data yang sudah ada, tercatat 27 ribu lebih masyarakat miskin ekstrem yang ada di 5 daerah itu.

Setelah verval selesai, maka tindakan lanjutan adalah intervensi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved