Breaking News:

Berta Demak

Gara-gara Nasi dan Gendar Pecel, 30 Warga Guntur Demak Keracunan. Begini Kasusnya

Puluhan warga Guntur, Kabupaten Demak, diduga mengalami keracunan seusai menyantap makanan di warung nasi pecel dan gendar pecel, Jumat (1/10/2021).

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI. Sakit pada pencernaan yang memicu mual, muntah, juga diare. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Puluhan warga Guntur, Kabupaten Demak, diduga mengalami keracunan seusai menyantap makanan di warung nasi pecel dan gendar pecel, Jumat (1/10/2021).

Dari informasi yang dihimpun, puluhan warga tersebut mengalami mual, sakit kepala, dan diare.

Mereka kemudian menjalani perawatan di puskesmas dan klinik setempat.

Diketahui, lebih dari 30 orang mengalami gejala yang sama.

Sebagian besar dari mereka kondisinya kian membaik.

Baca juga: Dikaji Pemerintah, Dasaran Tol Semarang-Demak di Wilayah Rob Bakal Menggunakan Bambu

Baca juga: Merawat Sambatan, Tradisi Gotong-royong Warga di Demak. Kali Ini, Ramai-ramai Pindahkan Rangka Rumah

Baca juga: Tak Menepati Janji Bayar Karaoke, Lelaki Warga Bonang Demak Dihajar Kawannya, Kondisi Lagi Mabuk

Baca juga: Pendatang Baru di Liga 3 Regional Jateng, PSDB United Demak Langsung Pasang Target Lolos ke Liga 2

Kepolisian bersama petugas kesehatan kemudian menyelidiki peristiwa tersebut.

"Senin (4/10/2021) lalu, dilaksanakan monitoring pelaksanaan mediasi antara pihak korban keracunan dengan penjual nasi pecel dan gendar pecel di Puskesmas Guntur 1 dan Klinik Mutiara Bunda Guntur. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Kepala Sub Bagian Humas Polres Demak Iptu Guyup, Selasa (5/10/2021).

Kapolsek Guntur AKP Anang Heriyanto bersama jajarannya, mendampingi langsung pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itu, penjual telah meminta maaf dan para korban tidak menuntut ke jalur hukum.

Meski begitu, pihak penjual harus menjenguk secara berkala para korban yang mengalami keracunan tersebut.

Petugas kesehatan juga telah mengambil sampel dari muntahan salah seorang korban.

Petugas menduga, keracunan dipicu adanya jamur dalam campuran pecel yang disantap warga. (*)

Baca juga: Batang Kembali Naik Level 3 PPKM, Ini Upaya Pemkab untuk Menurunkannya

Baca juga: Dorong Bank Sampah Desa Berkembang, Pemkab Purbalingga Beri Bantuan Motor Pengangkut Sampah

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 6 Oktober 2021: Rp 1.855.000 Per 2 Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved