Berita Kesehatan

Wanita, Jangan Sepelekan Batuk dan Demam Berulang. Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

Sefri mengatakan, penyakit jantung tak hanya menyerang pria tetapi juga menjadi penyebab utama kematian pada wanita.

Editor: rika irawati
Shutterstok via Kompas.com
Ilustrasi. Nyeri dada pada wanita. 

"Waspada jika anak-anak juga mengeluhkan mudah lelah, deg-degan, apalagi hingga pingsan. Beberapa pasien wanita mengalami gagal jantung akibat kehamilan, mekanismenya belum ada yang pasti, dan beberapa mengalami peningkatan tekanan darah saat hamil," terangnya.

Sehingga, peningkatan tekanan darah pada wanita hamil tidak boleh diabaikan meskipun setelah melahirkan, tensi turun.

Tetapi, menurut data penelitian, sekian tahun ke depan, wanita seperti ini memiliki risiko penyakit jantung jauh lebih tinggi.

Dengan bertambahnya usia, wanita yang sudah menopause memiliki risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah jantung yang kemudian berpotensi pada serangan jantung.

Baca juga: Tiga ASN Pemkot Solo Bikin Gibran Geram, Tepergok Makan di Warung saat Jam Kerja

Baca juga: Muncul Lagi Klaster Sekolah di Salatiga. 6 Siswa SDN Gendongan 1 Positif Covid, PTM Dihentikan

Baca juga: Difabel Desa Gumiwang Banjarnegara Menjadi Berdaya: Produksi Batik Ciprat, Lebih Percaya Diri

Baca juga: Polres Pekalongan Tanam 3000 Bibit Pohon Mangrove, Upaya Mageri Segara Cegah Abrasi di Pesisir Utara

Dan, wanita yang masih subur serta merencanakan akan melakukan proses hamil dan melahirkan, waspadalah untuk kesehatan jantung.

Apabila selama proses kehamilan atau berkeluarga untuk men-screening kesehatan jantungnya.

Upaya penanganan pasien henti jantung

Mengenai pertolongan pertama untuk penanganan pada pasien henti jantung mendadak, Sefri mengatakan, yang paling utama adalah ketidak panikan.

Selanjutnya, melakukan upaya penanganan, di antaranya:

  • Cek respon pasien,
  • Segera panggil bantuan,
  • Mendekat ke pasien untuk dilebarkan jalur nafasnya, misalnya melonggarkan pakaian pasien,
  • Posisi pasien terlentang,
  • Dilakukan pijat jantung.

Jika saat hamil ada peningkatan tekanan darah atau sesak nafas yang bertambah berat, maka lakukan pemeriksaan jantung.

Setelah melahirkan pun, tetap harus memantau kesehatan jantungnya karena risikonya belum berhenti disitu.

"Bagi wanita yang sudah menopause agar lebih rajin mengevaluasi tekanan darah, gula, dan kolesterol, serta berat badan karena memiliki risiko penyakit jantung penyumbatan," saran dokter Sefri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter RSND Undip: Wanita Harus Waspada Penyakit Jantung".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved