Breaking News:

Berita Kesehatan

Wanita, Jangan Sepelekan Batuk dan Demam Berulang. Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

Sefri mengatakan, penyakit jantung tak hanya menyerang pria tetapi juga menjadi penyebab utama kematian pada wanita.

Editor: rika irawati
Shutterstok via Kompas.com
Ilustrasi. Nyeri dada pada wanita. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Nasional Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dr Sefri Noventi Sofia, M.Si.Med., Sp.JP memperingatkan wanita akan potensi terjadinya serangan jantung.

Sefri mengatakan, penyakit jantung tak hanya menyerang pria tetapi juga menjadi penyebab utama kematian pada wanita.

Menurutnya, sering kali wanita tak menyadari potensi sereangan jantung karena gejala yang muncul, berbeda dari pria.

Karenanya, kata Sefri, langkah yang tepat untuk membantu melindungi jantung yaitu mengetahui gejala dan risiko penyakit jantung.

Selain itu, juga dapat dibantu dengan mengonsumsi makanan menyehatkan, serta berolahraga secara teratur.

Karakteristik jantung beda dengan pria

Menurutnya, penyebab banyak kematian wanita adalah jantung, wanita memiliki karakteristik yang berbeda dengan pria.

"Paparan penyakit jantung pun berbeda dari pria. Faktor hormonal, kondisi wanita hamil dan melahirkan berperan menjadi beban jantung yang luar biasa," ujarnya dikutip dari laman Undip, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Amankah Vaksin Covid-19 Bagi Pasien Jantung? Begini Penjelasan Dokter RSUI Harapan Anda Tegal

Baca juga: Nyeri Dada Bisa Jadi Tanda Sakit Jantung atau Terpapar Covid, Ini Bedanya

Baca juga: Hasil Penelitian, Obat Antivirus Ini Bisa Cegah Kemungkinan Pasien Covid Dirawat Inap hingga 50%

Dijelaskan, gejala sakit jantung pada wanita variasinya sangat banyak.

Wanita yang memiliki anak, harus berhati-hati bila memiliki keluhan berupa batuk, panas berulang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved