Breaking News:

Berita Solo

Tiga ASN Pemkot Solo Bikin Gibran Geram, Tepergok Makan di Warung saat Jam Kerja

Tiga aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuat Wali Kota Gibran Rakabuming Raka geram, Senin (4/10/2021).

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Iqbal Fathurrizky
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Tiga aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuat Wali Kota Gibran Rakabuming Raka geram, Senin (4/10/2021).

Mereka tepergok makan di warung, saat jam kerja.

Para ASN tersebut makan di warung di belakang Balai Kota Solo sekitar pukul 10.00 WIB.

Kebetulan, saat itu, Gibran keluar dari balai kota lewat pintu belakang sebelah utara.

Saat itu, Gibran hendak meninjau program vaksinasi bersama anggota DPR RI Aria Bima, di Pura Mangkunegaran.

Baca juga: Lempar Batu ke KA Bangunkarta, Remaja di Solo Dibawa ke Kantor Polisi. Begini Akhirnya

Baca juga: Bukan Tilang, Pelanggar Lalu Lintas yang Terjaring Operasi Patuh Candi di Solo Dapat Vaksin Gratis

Baca juga: Vaksinasi Covid Wilayah Aglomerasi Ditarget 70 Persen, Pemkot Buka Sentra Vaksin untuk KTP Non-Solo

Baca juga: Berkedok Layanan Pijat, Tempat Kos di Nusukan Solo Ini Ternyata Buka Jasa Prostitusi Sesama Jenis

Mengetahui adanya ASN makan di jam kerja, Gibran langsung berbalik arah dan berhenti untuk menegur ASN tersebut.

"Makan pas jam kerja, sandalan tok (memakai sandal). Sanksinya biar diurus BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan). Yang jelas, jangan makan saat jam kerja, malah nongkrong," ujarnya, Senin.

Selain itu, Gibran mengaku sudah banyak menegur ASN Solo yang kedapatan melakukan pelanggaran yang sama.

"Pasti ada sanksi, biar diurus BKPPD. Tadi ada tiga orang. Ya, makan di jam kerja. Ya enggak boleh, apalagi makannya di luar (lingkungan kantor). Saya lewat sana sendiri, saya tegur sendiri," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Tiga ASN Solo Nongkrong Sandalan saat Jam Kerja, Gibran Marah, Pastikan Beri Sanksi.

Baca juga: Muncul Lagi Klaster Sekolah di Salatiga. 6 Siswa SDN Gendongan 1 Positif Covid, PTM Dihentikan

Baca juga: Difabel Desa Gumiwang Banjarnegara Menjadi Berdaya: Produksi Batik Ciprat, Lebih Percaya Diri

Baca juga: Polres Pekalongan Tanam 3000 Bibit Pohon Mangrove, Upaya Mageri Segara Cegah Abrasi di Pesisir Utara

Baca juga: Mabuk dan Lempari Pengendara di Kota Lama Semarang, Pekerja Proyek Berurusan dengan Tim Elang Utara

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved