Minggu, 26 April 2026

Berita Jawa Tengah

Pasca Tiga Ruang SMPN 3 Kaliwungu Terbakar, Ini Janji Bantuan Disdikbud Kendal

Hasil penyelidikan, api diduga muncul dari aktivitas bakar sampah di belakang gedung SMP Negeri 3 Kaliwungu, Kabupaten Kendal. 

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Tim Disdikbud Kabupaten Kendal sedang mengecek bangunan SMP Negeri 3 Kaliwungu yang terbakar, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Disdikbud Kabupaten Kendal bakal memfasilitasi perbaikan 3 ruang di SMP Negeri 3 Kaliwungu yang terbakar.

Hal itu ditegaskan Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi ketika meninjau kondisi bangunan yang terbakar, Senin (4/10/2021).

Wahyu menyampaikan, dari 3 ruang yang terbakar itu meliputi ruang kelas, laboratorium, dan gudang penyimpanan alat, saat ini tidak bisa difungsikan.

Baca juga: Sepekan Babat Habis Eceng Gondok, Fokus di Kalibuntu dan Kaliaji - Cara Kendal Sambut Penghujan

Baca juga: 3 Ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu Kendal Terbakar, PTM Terbatas Jalan Terus

Baca juga: Alhamdulillah Sudah Kosong, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Kendal

Baca juga: 160 Peternak Gulung Tikar di Kendal, Dampak Anjlognya Harga Telur, Tiap Kilogram Merugi Rp 6.000

Pihaknya berjanji akan segera memperbaiki ruang kelas yang mengalami kerusakan terparah.

Sedangkan dua ruang sisanya, akan disampaikan kepada Baznas Kendal agar bisa dibantu untuk perbaikan atap.

"Kami coba tinjau langsung."

"Ada satu ruang keras terdampak jadi objek perbaikan kami."

"Laboratorium IPA dan satu ruangan lainnya akan kami mohonkan ke Baznas secepatnya supaya nanti bisa digunakan kembali," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/10/2021).

Kata Wahyu, peristiwa terbakarnya beberapa ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu pada Minggu (3/10/2021) sudah diterimanya.

Hasil penyelidikan, api diduga muncul dari aktivitas bakar sampah di belakang gedung sekolah. 

Kemudian api merambat ke penutup jendela yang terbuat dari plastik dan membakar atap bangunan. 

Atas peristiwa itu, Wahyu bersama tim bakal menginventarisir kerugian agar bisa dianggarkan untuk perbaikan.

Dia juga memastikan proses simulasi PTM di SMP Negeri 3 Kaliwungu tidak terganggu. 

Dengan catatan, pihak sekolah bisa memanfaatkan bangunan lain yang terpisah sebagai ruang belajar.

"Untuk perkiraan, anggaran ditaksir tidak sampai Rp 100 juta."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved