Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Sepekan Babat Habis Eceng Gondok, Fokus di Kalibuntu dan Kaliaji - Cara Kendal Sambut Penghujan

Target 1 kilometer badan sungai yang menjadi pusat tumbuhnya eceng gondok di Kabupaten Kendal bisa dibersihkan sebelum musim penghujan tiba.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Petugas membersihkan tanamam eceng gondok di Kalibuntu Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada saat musim hujan datang, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal tidak berpangku tangan dalam bersiap menghadapi musim penghujan mendatang.

Tim gabungan yang terdiri dari DPUPR, BPBD, DLH, Dinas Pusdataru Jateng, hingga anggota TNI Polri mulai menyusuri sungai di Kabupaten Kendal.

Rencananya, aksi bersih-bersih sungai dengan mengangkut sampah dan tanaman eceng gondok ini digencarkan sepekan ke depan.

Baca juga: 3 Ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu Kendal Terbakar, PTM Terbatas Jalan Terus

Baca juga: Alhamdulillah Sudah Kosong, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Kendal

Baca juga: 160 Peternak Gulung Tikar di Kendal, Dampak Anjlognya Harga Telur, Tiap Kilogram Merugi Rp 6.000

Baca juga: Disdikbud Kendal Sedang Menyeleksi Calon Kepala Sekolah, Wahyu: Mengisi Kekosongan di Beberapa SMP

Selain itu, DPUPR Kabupaten Kendal dan Dinas Pusdataru Jateng juga menambah upaya pencegahan dengan normalisasi sungai-sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sugiono mengatakan, upaya normalisasi dan pembersihan sungai mulai dikerjakan pada Senin (4/10/2021) di Kalibuntu, Kota Kendal.

Sungai Kalibuntu menjadi pusat perhatian pertama untuk diantisipasi terjadinya banjir. 

Pembersihan tanaman eceng gondok dan sampah untuk mengantisipasi supaya air sungai tidak meluap saat debit air meningkat.

Sebagaimana banjir terjadi pada musim hujan 2020 yang menggenangi puluhan rumah di Kelurahan Langenharjo.

"Untuk memberantas tanaman eceng gondok, sebenarnya bisa menggunakan obat, namun berbahaya bagi lingkungan hidup."

"Oleh karena itu pembersihan tanaman eceng gondok tetap dilakukan secara manual," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/10/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved