Selasa, 14 April 2026

Penanganan Corona

Alhamdulillah Sudah Kosong, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Kendal

Angka pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Charlie Hospital Kendal pernah tembus 27 orang dari total kapasitas 30 tempat tidur.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Beberapa tenaga kesehatan Charlie Hospital Kendal membawa seorang pasien untuk mendapatkan perawatan lebih intensif, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal menyisakan 19 pasien. 

Penurunan kasus terus terjadi setiap hari seiring program vaksinasi yang digencarkan.

Dari 20 kecamatan, 9 kecamatan sudah zero kasus, sedangkan 11 kecamatan menyisakan 1 hingga 3 kasus aktif.

Selain itu, melandainya kasus aktif Covid-19 membuat ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Kendal kosong.

Seperti contoh di Charlie Hospital yang terletak di Kecamatan Boja.

Baca juga: Disdikbud Kendal Sedang Menyeleksi Calon Kepala Sekolah, Wahyu: Mengisi Kekosongan di Beberapa SMP

Baca juga: Warga Poncorejo Gemuh Antusias Divaksin Hantu, Ikuti Program Vaksinasi Covid Polres Kendal

Baca juga: Tak Mau Kecolongan Muncul Klaster Sekolah, Disdikbud Kendal Bakal Lakukan Swab Acak Siswa

Baca juga: Operasi Patuh Candi Kendal: Sopir dan Penumpang Angkutan Umum Jadi Sasaran Vaksinasi Covid

Direktur Charlie Hospital, dr M Riza Setiawan mengatakan, kosongnya ruang isolasi khusus pasien Covid-19 sudah terjadi sejak 2 September 2021.

Praktis, hampir sebulan Charlie Hospital Kendal tidak merawat pasien terpapar Covid-19.

Padahal, angka pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Charlie Hospital pernah tembus 27 orang dari total kapasitas 30 tempat tidur.

"Total jumlah tempat tidur isolasi pasien Covid-19 ada 30."

"Pernah ketika puncak kasus, terisi 27 tempat tidur."

"Saat ini sudah 0 sejak 2 September 2021," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (30/9/2021).

Meski demikian, pihak rumah sakit tetap menyiagakan ruang isolasi Covid-19 sebagai langkah antisipatif jika terjadi kasus baru yang membutuhkan perawatan.

Namun, jumlahnya dikurangi agar bisa difungsikan sebagai ruang perawatan umum.

"Rawat inap isolasi Covid-19 saat ini tetap difungsikan sebagai isolasi pasien corona, dengan pengurangan jumlah tempat tidur."

"Rumah sakit tetap siaga bila ada pasien yang terkonfirmasi Covid-19 membutuhkan rawat inap," tambah M Riza.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved