Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Disdikbud Kendal Sedang Menyeleksi Calon Kepala Sekolah, Wahyu: Mengisi Kekosongan di Beberapa SMP

Bagi calon yang lolos seleksi admisnitrasi dan subtansi, akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) yang rencananya dilakukan awal Oktober 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Disdikbud Kabupaten Kendal mulai menggelar seleksi penerima jabatan kepala sekolah yang kosong pada 2021.

Setidaknya ada beberapa jabatan kepala sekolah di jenjang SMP yang ditinggal karena purna tugas. 

Seperti di SMP Negeri 2 Patebon, SMP Negeri  3 Patebon, SMP Negeri 1 Weleri, SMP Negeri 3 Weleri, dan beberapa sekolah lainnya.

Baca juga: Warga Poncorejo Gemuh Antusias Divaksin Hantu, Ikuti Program Vaksinasi Covid Polres Kendal

Baca juga: Tak Mau Kecolongan Muncul Klaster Sekolah, Disdikbud Kendal Bakal Lakukan Swab Acak Siswa

Baca juga: Operasi Patuh Candi Kendal: Sopir dan Penumpang Angkutan Umum Jadi Sasaran Vaksinasi Covid

Baca juga: Data Sementara di Kendal: 387 Anak Menjadi Yatim, Ayahnya Meninggal Karena Terpapar Covid-19

Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, proses seleksi sudah mulai berjalan dari bidang administrasi dan substansi. 

Kata dia, mekanisme seleksi menggunakan sistim gugur untuk ditentukan yang terbaik dalam mengemban tugas. 

Kata Wahyu, bagi yang lolos seleksi admisnitrasi dan subtansi, akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang rencananya dilakukan awal Oktober 2021.

Peserta terbaiklah yang nantinya berhak mengisi kekosongan kepala sekolah setelah menjalani diklat hingga akhir. 

"Saat ini jabatan kepala sekolah yang kosong dirangkap oleh kepala sekolah lainnya."

"Untuk SMP sudah ada 2 orang calon kepala sekolah yang akan kami usulkan pengangkatannya," terang Wahyu kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/9/2021).

Ketua MKKS SMP Kabupaten Kendal, Nur Buditomo mendukung proses seleksi pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong itu.

Katanya, seleksi ini menjadi wewenang Pemkab Kendal melalui Disdikbud untuk memilih calon terbaik.

Dia berharap, terisinya jabatan utama di tingkat SMP nantinya bisa memberikan dampak positif terhadap roda program sekolah yang sudah berjalan.

"Yang penting, dengan adanya pelaksana tugas (Plt), kegiatan di sekolah tetap berjalan dengan lancar," tuturnya. (*)

Baca juga: Dialah Mbah Pasran, Tinggal Seorang Diri di Area Makam Desa Puyoh Kudus, Berikut Kisah Sedihnya

Baca juga: Masih Banyak Sekolah Abai Protokol Kesehatan, Bupati Kudus: Kami Akan Bentuk Satgas Independen

Baca juga: BPBD Karanganyar: Belum Ditentukan, Dua Titik EWS Bantuan UNS Surakarta Masih Disurvei

Baca juga: Ini Bahayanya Nyebur di Area Boleran, Sobandi Tewas Saat Mandi di Pantai Setrojenar Kebumen

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved