Berita Tegal Hari Ini
Tegal Memang Gudangnya Kerajinan Tangan, Ada Industri Sepatu Kulit Loh, Datang Saja ke Desa Pagongan
Ada dua tempat sentral perajin sepatu kulit di Kota Tegal, yaitu di Desa Pagongan, Kabupaten Tegal dan di Kelurahan Tunon.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Tegal dikenal sebagai daerah yang memiliki berbagai industri dan produk kerajinan tangan.
Mulai dari produk industri logam, daur ulang limbah, shuttlecock, hingga sarung goyor.
Ada satu lagi industri kerajinan tangan yang cukup dikenal bagi masyarakat di wilayah Tegal Raya.
Kerajinan tersebut adalah sepatu dan sandal dari kulit sapi.
Ada dua tempat sentral perajin sepatu kulit, yaitu di Desa Pagongan, Kabupaten Tegal dan di Kelurahan Tunon, Kota Tegal.
Baca juga: PTM di SMA Negeri di Margasari Tegal Dihentikan, Ada 2 Siswa Terkonfirmasi Positif Covid
Baca juga: Amankah Vaksin Covid-19 Bagi Pasien Jantung? Begini Penjelasan Dokter RSUI Harapan Anda Tegal
Baca juga: Pemkot Tegal Berencana Gelar PTM SD Mulai Oktober, Orangtua: Semoga, Pemkot Tidak PHP
Baca juga: Harapan Besar Dedy Yon: Kesenian Kota Tegal Bisa Terdengar Lagi Gaungnya
Tribunbanyumas.com, Jumat (1/10/2021) mendatangi perajin sepatu kulit di Jalan SA Tirtayasa Kelurahan Tunon, Kota Tegal.
Dia adalah Wahyudi (40), warga yang sudah menggeluti kerajinan sepatu kulit sejak 2001.
Yudi, sapaan akrabnya, mengatakan, kerajinan sepatu dan sandal yang dibuatnya berbahan kulit sapi.
Keunggulan dari produk tersebut adalah lebih kuat.
"Jadi dibuat dari kulit sapi yang bagus."
"Keunggulan sepatunya kuat," kata Yudi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (1/10/2021).
Yudi mengatakan, produk-produknya yaitu sepatu pantofel, sandal, sepatu mayoret, dan sepatu polisi PJR.
Pembeli bisa memesan sepatu sesuai keinginan.
Yudi mengatakan, sepatu pantofel perempuan harganya mulai Rp 170 ribu.
Sedangkan pantofel laki-laki harganya mulai Rp 200 ribu.