Berita Tegal

Pemkot Tegal Berencana Gelar PTM SD Mulai Oktober, Orangtua: Semoga, Pemkot Tidak PHP

Rencana PTM untuk jenjang PAUD, TK, dan SD tersebut disambut baik oleh para orangtua murid meski anak mereka belum menerima vaksin Covid-19.

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang siswa SD mengerjakan tugas di warung tempat orangtuanya berdagang di wilayah Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemerintah Kota Tegal berencana melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di jenjang PAUD, TK, dan SD, pada awal Oktober 2021.

Sementara, PTM jenjang SMP, sudah berlangsung sejak awal September 2021.

Rencana PTM untuk jenjang PAUD, TK, dan SD tersebut disambut baik oleh para orangtua murid meski anak mereka belum menerima vaksin Covid-19.

Seorang warga, Sari (39) berharap, rencana PTM jenjang SD tersebut benar-benar bisa terealisasi.

Baca juga: Harapan Besar Dedy Yon: Kesenian Kota Tegal Bisa Terdengar Lagi Gaungnya

Baca juga: Makin Cantik! Taman Pancasila Kota Tegal Kini Dihiasi Lokomotif Antik Buatan Jerman Tipe D30103

Baca juga: Baksos Gramedia Tegal, Salurkan Sembako Kepada Warga Terdampak di Wilayah Tegal Raya

Baca juga: Siswa di 27 Sekolah Kota Tegal Sudah 100 Persen Disuntik Vaksin, Paling Banyak Tingkat SD

Ia mengatakan, anak-anak sudah capek berlajar secara daring dari rumah, hampir dua tahun.

Banyak kebingungan soal materi pelajaran tanpa ada penjelasan secara langsung dari guru.

"Semoga, pemerintah kota tidak PHP (pemberi harapan palsu). Belajar tatap muka bisa berlangsung," kata Sari, warga Kelurahan Mangkukusuman, Rabu (29/9/2021).

Sari mengatakan, orangtua sudah merindukan anaknya bisa belajar di sekolah.

Terkait protokol kesehatan, ia siap melaksanakan aturan yang diterapkan dari pihak sekolah.

Saat ini, anak Sari sering belajar di warung lantaran kesehariannya, Sari membuka warung.

Jika ditinggal di rumah, Sari khawatir, buah hatinya tak belajar tapi asyik bermain.

"Kami, orangtua murid, sudah pusing. Apalagi, tugas sekolah setiap hari sangat banyak. Program kuota gratis pun sekarang sudah tidak jelas," ungkapnya.

Baca juga: 5 Kecamatan di Kebumen Jadi Sasaran Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Ini Lokasinya

Baca juga: Vaksinasi Dosis Dua Capai 100%, Ponpes Tanbihul Ghofilin Banjarnegara Siap Gelar PTM Penuh

Baca juga: Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 29 September 2021: Rp 1.847.000 Per 2 Gram

Warga lain, Diana (37), juga berharap PTM di jenjang SD dapat dimulai dan berjalan lancar.

Karena, anaknya yang duduk di kelas 1 SD, masih sangat membutuhkan pendampingan dari wali kelas.

Ia pun menilai, anak-anak sangat perlu berinteraksi dengan lingkungan baru, baik guru maupun teman.

"Saya berharap, sekolah bisa dimulai tatap muka. Karena anak-anak juga perlu berinteraksi dengan lingkungan barunya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved