Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Warga Mojogedang Karanganyar Ini Aniaya Anak Usia 12 Tahun, Emosi Soal Pesan Singkat Grup SD

korban laki-laki berinisial AV (12) mengalami luka lebam pada beberapa bagian tubuh dan ulu hati akibat tindak penganiayaan oleh temannya sendiri.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito didampingi Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein menunjukan barang bukti tindak penganiayaan anak di bawah umur, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Tersangka laki-laki berinisial S (31), warga Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Hal itu lantaran yang bersangkutan telah melakukan penganiayaan terhadap anak bawah umur pada awal September 2021.

Berdasarkan informasi, korban laki-laki berinisial AV (12) mengalami luka lebam pada beberapa bagian tubuh dan ulu hati akibat tindak penganiayaan tersebut.

Baca juga: Mohon Maaf, Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi I PPPK Guru Karanganyar Ditunda, Karena Hal Ini

Baca juga: Kasus Rudapaksa di Karanganyar - Gadis 7 Tahun Ini Menangis di Rumah Pelaku, Pakaiannya Basah Kuyup

Baca juga: Tiap Hari Ada 30 Peserta Absen Tanpa Pemberitahuan - Evaluasi Ujian SKD CPNS Karanganyar di Solo

Baca juga: Persika Karanganyar Gabung Grup D Liga 3 Jateng, Kick Off Mulai 24 Oktober 2021

Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito menyampaikan, semula tersangka diberitahu tetangganya bahwa anaknya mengirim pesan singkat berisi kata kasar dan makian ke grup aplikasi pesan singkat pada Senin (6/9/2021) pukul 20.00.

Grup kelas sekolah dasar (SD) itu digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran daring.

"Saat korban dengan anak dari S mengikuti pengajian, anak dari S mendapatkan pesan singkat dari temannya."

"Temannya itu tanya, pengajian atau tidak."

"Oleh anak S dijawab (menggunakan kata kasar dan makian)," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (24/9/2021).

Lanjutnya, anak dari S menitipkan handphonenya kepada korban.

Sebenarnya korban berniat meneruskan pesan berisi kata kasar dan makian tersebut ke teman lainnya, tapi pesan tersebut justru terkirim ke grup kelas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved