Berita Banyumas

Wakil Bupati Banyumas Apresiasi Petani Kedelai di Pasinggangan: Kedelai Ternyata Lebih Menghasilkan

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berharap, banyak petani di menanam kedelain lantaran hasilnya yang lebih menjanjikan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB BANYUMAS
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengikuti panen raya kedelai hasil pertanian Kelompok Tani Sri Kartika Tani di Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berharap, banyak petani di menanam kedelain lantaran hasilnya yang lebih menjanjikan.

Mereka juga diminta bekerja sama langsung dengan para pengrajin tempe dan tahu untuk menjaga harga.

Hal ini disampaikan Sadewo saat mengikuti panen raya kedelai di lahan Kelompok Sri Tani Kartika Tani, Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Senin (20/9/2021).

Di lahan seluas 25 hektar tersebut, Kelompok Sri Kartika Tani menanam kedelai varietas Grobogan.

Benih kedelai tersebut merupakan bantuan sarana produksi (saprodi) dari Kementrian Pertanian sebagai upaya peningkatan produksi kedelai di Kabupaten Banyumas.

Baca juga: 42 Objek Wisata di Banyumas Boleh Kembali Buka, Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Ribuan Pelajar Ikuti Vaksinasi Covid di Mapolresta Banyumas, Bagian dari Percepatan PTM

Baca juga: Catat! Mulai Akhir Pekan Ini, Aturan Ganjil Genap Kendaraan Wisatawan Berlaku di Baturraden Banyumas

Baca juga: Bupati Achmad Husein: Kalau Mau Fair Semestinya Banyumas Sudah Level Dua, Ini Fakta Lapangannya

Sadewo pun berterima kasih kepada kelompok Sri Kartika Tani yang merespon bantuan pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi kedelai lokal.

Apalagi, kedelai, tak banyak diminati petani. Biasanya, petani lebih memilih menanam padi dan jagung.

"Tapi, nyatanya, kedelai lebih menghasilkan. Saya kira, teman-teman petani akan tertarik."

"Apabila hasilnya bagus agar membuat paguyuban atau koperasi sehingga bisa berinteraksi langsung dengan pengrajin tempe maupun tahu, tanpa melalui tengkulak. Sehingga, harga dapat terjaga," ujarnya dalam rilis yang diterima, Selasa (21/9/2021).

Menurutnya, prospek dan peluang bertanam kedelai sangat terbuka dan menjanjikan, mengingat Banyumas sebagai kota yang identik dengan tempe mendoan.

Kepala Desa Pasinggangan Aris Sugiono mengatakan, Desa Pasinggangan mendapatkan bantuan saprodi untuk 55 hektare lahan yang dikelola Kelompok Tani Sri Kartika Tani.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas Jaka Budi Santosa mengatakan, pada tahun 2021 ini, lahan yang ditanami kedelai di Kabupaten Banyumas mencapai 1.218 hektare.

"1.075 hektare lahan mendapatkan bantuan saprodi berupa benih 50 kg, pupuk NPK 50 kg, rizobium 250 gram, pestisida 4 liter, dan pupuk hayati 2 liter per hektar lahan. Sementara, lahan swadaya, ada 143 ha," katanya.

Baca juga: Kesal Ditegur Gara-gara Sering Rebahan di Depan TV, Remaja di Jepara Tega Tusuk Ibu hingga Tewas

Baca juga: Beginilah Penilaian Warga Seusai Saksikan Video Mapping di Tugu Identitas Kudus

Baca juga: Dapat Lampu Hijau dari Polda Jateg, Liga 3 Regional Jateng Digelar Mulai 24 Oktober 2021

Baca juga: Jelang Liga 2, Pelatih Persijap Jepara Soroti Pemain Baru yang Belum Menyatu Soal Rasa

Jaka menambahkan, produksi kedelai per hektare antara 1,5 hingga 1,8 ton.

"Harga saat ini, kisaran Rp 9 ribu hingga Rp 9.500. Bahkan, di Kebasen, mencapai Rp 10 ribu. Artinya, dengan umur 75 hari, petani lebih diuntungkan," ungkapnya.

Jaka berharap, benih kedelai dan saprodi ini sangat membantu para petani membudidayakan kedelai agar ke depan, dapat dilanjutkan walaupun mungkin tidak mendapatkan bantuan lagi.

Turut hadir dalam panen raya ini Perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Forkopimcam Banyumas, dan perwakilan kelompok tani. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved