Breaking News:

Berita Banyumas

Ribuan Pelajar Ikuti Vaksinasi Covid di Mapolresta Banyumas, Bagian dari Percepatan PTM

Ribuan pelajar SMA dan sederajat mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Polresta Banyumas, Selasa (21/9/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ribuan pelajar SMA dan sederajat mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Polresta Banyumas, Selasa (21/9/2021).

Kegiatan ini merupakan serbuan vaksinasi untuk mempercepat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Banyumas.

Ada sekitar 2.000 dosis vaksin jenis Sinovac yang disiapkan. Vaksinasi ini merupakan bagian dari bakti sosial Alumni Akabri 1998.

Tak hanya pelajar, vaksinasi juga boleh diikuti warga prioritas, terutama lanjut usia.

"Ini adalah wujud dedikasi kami, Akabri tahun 1998, dan dilakukan serentak seluruh Indonesia. Adik-adik semua harus sekolah dan ada pula lansia dan masyarakat umum," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman L Hakim, di Mapolres Banyumas, Selasa.

Baca juga: Catat! Mulai Akhir Pekan Ini, Aturan Ganjil Genap Kendaraan Wisatawan Berlaku di Baturraden Banyumas

Baca juga: Bupati Achmad Husein: Kalau Mau Fair Semestinya Banyumas Sudah Level Dua, Ini Fakta Lapangannya

Baca juga: Selama Pandemi Covid, Beban Kerja Paling Tinggi ASN Banyumas Ada di Bidang Pelayanan Publik

Baca juga: Bupati Banyumas Masih Mempersoalkan Status Level PPKM: Kalau Mau Fair, Sudah Tiga Pekan Level 2

Selain vaksinasi, kegiatan bakti sosial yang dilakukan di antaranya pembagian 500 paket sembako bagi warga kurang mampu.

Saat ini, PTM terbatas di Banyumas mulai dilakukan. Tercatat, ada 48 sekolah penyelenggara.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas Irawati mengatakan, akan ada tambahan lagi, sekitar 137 sekolah yang diusulkan menggelar PTM terbatas.

"Yang diusulkan, yakni 54 TK/PAUD, 54 Sekolah Dasar (SD), dan 28 SMP untuk melaksanakan PTM terbatas."

"Sementara, saat ini, baru itu yang diusulkan, belum ada izin selanjutnya dari bupati karena masih ada yang belum memenuhi persyaratan," katanya.

Irawati mengatakan, untuk TK PAUD yang terdaftar PTM baru 48 sekolah.

Alasannya, masih ada sekolah yang belum melengkapi cheklis sehingga datanya menyusul.

Ia menegaskan, belum ada peristiwa yang mengakibatkan dihentikannya PTM. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Jelang Laga Melawan Arema FC di Liga 1 2021, Bruno Silva Mulai Gabung di Latihan PSIS Semarang

Baca juga: Orangtua Menolak Jauh dari Anak, Lokasi Karantina Siswa SMP Negeri 4 Mrebet Purbalingga Dipindah

Baca juga: Terima Rp 6 Miliar dari Proyek Tol Solo-Yogya, Warga Klaten Ini Pilih Beli 2 Rumah Berpekarangan

Baca juga: Jalan Perbatasan Jadi Mulus, Warga Plorengan Banjarnegara Bawa Spanduk Dukungan bagi Budhi Sarwono

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved