Liga 3 Jateng
Dapat Lampu Hijau dari Polda Jateg, Liga 3 Regional Jateng Digelar Mulai 24 Oktober 2021
Polda Jateng mendukung pelaksanaan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yang akan digelar pada pekan ketiga Oktober mendatang.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polda Jateng mendukung pelaksanaan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yang akan digelar pada pekan ketiga Oktober mendatang.
Seperti kompetisi Liga 1 dan Liga 2, pelaksanaan Liga 3 Jateng ini tidak boleh disaksikan penonton dan wajib memenuhi protokol kesehatan ketat.
Hal tersebut untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dari klaster sepakbola.
Hal ini terungkap saat Asprov Jateng menggelar audiensi dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, di Ruang Kerja Kapolda Jateng, Selasa (21/9/2021) siang.
"Kami sudah audensi dengan Bapak Kapolda Jateng, Bapak Kapolda mendukung penuh pelaksanaan kompetisi Liga 3 Jateng. Ini merupakan angin segar bagi persepak bolaan Jawa Tengah setelah dua tahun tidak berkompetisi," ujar Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Edi Sayudi, seusai pertemuan.
Baca juga: Pendatang Baru di Liga 3 Regional Jateng, PSDB United Demak Langsung Pasang Target Lolos ke Liga 2
Baca juga: Jelang Liga 3, Persibas Banyumas Cari Pemain. Seleksi Hanya untuk Calon Pemain Kelahiran 1999-2003
Baca juga: 22 Siap Teken Kontrak dengan Persiku Kudus, Sebagian Bakal Langsung Diturunkan di Liga 3
Dalam Audensi tersebut, Edi Sayudi didampingi Sekretaris Purwidyastanto, Putut Wibowoadi, Fani Adi Nugroho (Komite Kompetisi), Agus Hanifuddin (Operator Kompetisi).
Sementara Kapolda Jateng, didampingi Karo Ops Kombes Firly Ruspang Samosir, Dir Samapta Kombes Pol Djoko Susilo, dan Dir Intelkam Kombes Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Rencananya, kick off kompetisi Liga 3 Jateng akan digelar pada 24 Oktober. Ada 26 tim yang sudah mendaftar menjadi peserta.
Dari jumlah tersebut, akan dibagi menjadi lima grup, sehingga masing-masing grup berisi lima hingga enam tim.
Kompetisi akan digelar menggunakan sistem setengah kompetisi melalui home tournament.
Sejauh ini, sudah ada lima klub yang mengajukan sebagai calon tuan rumah. Mereka adalah Kota Magelang, Temanggung, Pemalang, Kota Pekalongan, dan Kendal.
Calon tuan rumah tersebut sudah diverifikasi
untuk menentukan kelayakan stadion yang akan dijadikan tempat pertandingan.
"SK penetapan tuan rumah akan segera kami buat. Hal itu penting untuk mengurus perizinan di daerah, mulai dari kepolisian hingga satgas Covid-19," kata Edi.
Baca juga: Jelang Liga 2, Pelatih Persijap Jepara Soroti Pemain Baru yang Belum Menyatu Soal Rasa
Baca juga: 42 Objek Wisata di Banyumas Boleh Kembali Buka, Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi
Baca juga: 7 Siswa dan 1 Guru di Kota Semarang Positif Covid, 2 Sekolah Terpaksa Hentikan Sementara PTM
Baca juga: Harga Telur Ayam di Kudus Anjlok Tinggal Rp 15 Ribu/Kg, Peternak Oplos Pakan agar Tak Merugi
PSSI Jateng akan memfasilitasi penonton untuk mendukung tim kesayangannya saat bertanding dari rumah.
Di antaranya, melalui live streaming atau siaran tunda.
"Kami berharap, klub bisa menaati ketentuan yang berlaku, semisal menjalankan protokol kesehatan yang ketat."
"Di sisi lain, penonton juga harus patuh tidak usah datang ke stadion karena kami sudah menyiapkan live streaming atau siaran tunda," jelas Sekretaris PSSI Jateng, Purwidyastanto. (*)