Berita Banjarnegara Hari Ini
Dindukcapil Banjarnegara Jemput Bola, Rekam Data Warga Pelosok Belum Miliki E-KTP
Sesuai data Dindukcapil Kabupaten Banjarnegara, masih ada desa- desa di Kabupaten Banjarnegara yang warganya belum melakukan perekaman e-KTP.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Dindukcapil Kabupaten Banjarnegara terus melakukan aksi jemput bola perekaman KTP Elektronik (e-KTP).
Pada Rabu (15/9/2021) misalnya, petugas dinas tersebut turun ke Desa Tlaga, Kecamatan Punggelan untuk merekam 102 orang meliputi penduduk rentan, manula, difabel atau berkebutuhan khusus dan pemula.
Baca juga: Ditahan KPK, Bupati Nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono Tetap Santuni ODGJ di Panti Pamardi Raharjo
Baca juga: Vaksinasi Massal Diklaim Turunkan Kasus Covid-19 Banjarnegara, Ini Kata dr Masrurotut Daroen
Baca juga: Dalami Pengaturan Pemenang Lelang Proyek 2017 di Pemkab Banjarnegara, KPK Periksa Kontraktor Rekanan
Baca juga: Hari Pertama Ujian Seleksi PPPK Banjarnegara - Digelar di Tiga Lokasi, Tujuh Absen
Menurut Kepala Dindukcapil Kabupaten Banjarnegara, Tien Sumarwati, kegiatan perekaman e-KTP terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya penuntasan pendataan penduduk rentan dokumen kependudukan.
Berdasarkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan, sesuai Pasal 2 ayat (2) dapat dilakukan melalui layanan terintegrasi dan atau jemput bola.
"Salah satu peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan adalah jemput bola."
"Sehingga diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang belum mempunyai e-KTP," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (17/9/2021).
Sesuai data Dindukcapil Kabupaten Banjarnegara, masih ada desa- desa di Kabupaten Banjarnegara yang warganya belum melakukan perekaman e-KTP.
Akibatnya mereka tidak mempunyai dokumen kependudukan berupa KTP elektronik.
Atien berharap, dengan kepemilikan identitas e-KTP dapat memberikan kepastian dan kenyamanan kepada masyarakat apabila ada bantuan dari pemerintah.
Selain itu juga bantuan sosial, maupun digunakan untuk keperluan di perbankan, BPJS, maupun lainnya. (*)
Baca juga: Saat Terbalik di Perairan Cilacap, Kapal Pengayom IV Membawa 2 Truk Bermuatan Pasir Bangunan
Baca juga: Kapal Pengayoman IV Tenggelam saat Perjalanan Cilacap-Nusakambangan, 2 Orang Tewas dan 5 Selamat
Baca juga: Miris! 3 Tahun, Remaja di Banyumas Dirudapaksa Bapak dan Kakak. Terbongkar Setelah Kabur dari Rumah
Baca juga: Vaksinasi Covid di Banyumas Baru Tercapai 28,6 Persen, Pemkab Terus Genjot Kelompok Sasaran Lansia