Penanganan Corona
Vaksinasi Bisa Makin Agresif di Kendal, Stok Vaksin Masih Aman, Saat Ini Ada 125 Ribu Dosis
Dalam waktu dekat, Kendal bakal menerima droping vaksin lagi sebanyak 68.200 dosis dari Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui PT Kimia Farma.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Stok vaksin Covid-19 di Kabupaten Kendal saat ini mencapai 125 ribu dosis.
Dalam waktu dekat, Kendal bakal menerima droping vaksin lagi sebanyak 68.200 dosis dari Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui PT Kimia Farma.
Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, dengan jumlah stok vaksin yang ada, cukup untuk terus melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat.
Mulai dari anak-anak usia minimal 12 tahun, remaja, dewasa, hingga lansia.
Baca juga: Bupati Dico: Warga Kendal Bisa Daftar Vaksinasi Melalui Pemdes, Begini Cara Mudahnya
Baca juga: Pekan Ini di Kendal, Sekolah Penyelenggara PTM Terbatas Diperluas, Tersebar di 20 Kecamatan
Baca juga: Pedagang Pasar Weleri Kendal Berharap Pindah ke Pasar Darurat Akhir September, Masih Tunggu Sarpras
Baca juga: Pipa Saluran Air Baku ke Kawasan Industri Kendal Mulai Dipasang, Ditarget Rampung Desember 2021
Jumlah vaksin yang diterima Dinkes Kabupaten Kendal mulai didistribusikan ke seluruh Puskesmas pada Rabu (15/9/2021) secara bertahap.
Dia berharap, droping vaksin dari Pemerintah Pusat terus lancar agar proses vaksinasi bisa berjalan cepat.
"Stok vaksin di Kendal saat ini 125.000, baru dapat pada Senin (13/9/2021)."
"Informasinya, pada Kamis (16/9/2021) pagi dapat tambahan 68.200 dosis."
"Total 192.200 dosis yang akan kami distribusikan ke Puskesmas, klinik Polri, dan TNI untuk percepatan vaksinasi," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (15/9/2021).
Kata Ferinando, total vaksinasi di Kabupaten Kendal saat ini mencapai 30 persen.
Jumlah ini setara 247.000 orang dari total target 802.000 orang atau 78 persen dari total penduduk Kendal.
Beberapa kategori masyarakat yang sudah divaksin adalah pelayan publik, tenaga kesehatan, lansia, guru dan tenaga kependidikan, ibu hamil, juga pelajar dengan usia di atas 12 tahun.
Kepada setiap Puskesmas, Ferinando menarget agar melakukan vaksinasi 600 dosis setiap hari.
Pihaknya menggandeng petugas kecamatan dan desa/kelurahan untuk membantu percepatan vaksinasi agar bisa target 13.000 dosis perhari.
Jumlah ini bisa meningkat hingga 20.000 dosis per hari jika digabung dengan realisasi vaksinasi yang dilakukan TNI Polri melalui sentra vaksinasi.