Berita Kebumen Hari Ini
Batu Berdiameter 1 Meter Longsor, Padahal Tidak Ada Hujan, Tutup Akses Ruas Kebumen-Karangsambung
Longsor, jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Karangsambung dengan kota Kebumen itu sempat tidak bisa dilalui kendaraan.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Meski hujan masih jarang turun, bencana alam tanah longsor sudah mulai mengancam wilayah di Kabupaten Kebumen.
Tebing Selaranda di sisi Jalan Raya Kebumen-Karangsambung, tepatnya di Desa Langse, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen ini mengalami pergerakan, Senin (13/9/2021), sekira pukul 18.45.
Material longsor sampai menutup akses jalan.
Material tebing berupa batu-batu besar, berdiameter 1 meter lebih menimbun badan jalan.
Baca juga: Menegangkan, Proses Evakuasi Agung yang Tercebur ke Sumur di Kebumen, Nyaris Kehabisan Oksigen
Baca juga: Keren Nih, Ada Sawah dan Kebun Sayur di Kompleks Pendopo Pemkab Kebumen, Ini Maksud Tujuan Bupati
Baca juga: 20 Relawan Covid-19 Terima Penghargaan, Bupati Kebumen: Sekadar Bentuk Apresiasi
Baca juga: Pemkab Kebumen Kembali Terima Bantuan, 1.220 Paket Kesehatan Kemensos, Isinya Masker dan Vitamin
Akibatnya, jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Karangsambung dengan kota Kebumen itu tidak bisa dilalui kendaraan.
"Karena tertutup material longsoran berupa batu," kata Bako Humas BPBD Kabupaten Kebumen, Heru Purwoto kepada Tribunbanyumas.com, Senin (13/9/2021).
Heri mengatakan, jalan akses sempat tidak bisa dilalui kendaraan, baik kendaraan roda empat maupun dua.
Dampak kerusakan atau kerugian masih dalam pendataan.
Petugas bersama relawan atau warga bahu membahu membersihkan material dari badan jalan.
Ini agar akses jalan kembali terbuka, minimal untuk dilalui sepeda motor.
Perkembangan terkini, jalan sudah bisa dilalui.
Proses pembersihan terkendala ukuran batu-batu yang besar.
Petugas sampai meminta tukang pemecah batu secara manual untuk penanganan.
"Untuk kebutuhan penanganan, pemindahan batu yang menutup sebagian jalan menggunakan alat berat," katanya. (*)
Baca juga: Harusnya Level 2 PPKM, Ini Data Kasus Covid di Banyumas Versi Dinkes
Baca juga: Pemerhati Anak Minta UPTD PA Banyumas Turun Tangan Bantu Sembuhkan Trauma Balita Korban Percabulan
Baca juga: Ditangkap Jelang Nikah, Tahanan Narkoba Ini Akhirnya Ucap Ijab Kabul di Masjid Polres Purbalingga
Baca juga: Picu Kerumunan, Turnamen Voli dan Lomba Burung di Kutasari Purbalingga Dibubarkan Satgas Covid