Berita Purbalingga
Picu Kerumunan, Turnamen Voli dan Lomba Burung di Kutasari Purbalingga Dibubarkan Satgas Covid
Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari kembali membubarkan kegiatan masyarakat yang digelar di tengah PPKM.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, dan Satpol PP, kembali membubarkan kegiatan masyarakat yang digelar di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Kali ini, tim satgas penanganan Covid-19 membubarkan perlombaan burung merpati di Desa Karangaren dan Desa Meri.
Ada pula kompetisi bola voli di Desa Karangaren.
"Pembubaran dilakukan karena kegiatan dihadiri banyak masyarakat sehingga menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ucap Kapolsek Kutasari Iptu Tedy Subiyarsono dalam rilis, Minggu (12/9/2021).
Tedy mengatakan, pembubaran bermula saat pihaknya menerima informasi adanya kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan.
Baca juga: Festival Cek Sound di Kutasari Purbalingga Dibubarkan, Sempat Kecoh Tim Satgas dengan Dalih Syukuran
Baca juga: Bupati Purbalingga Lepas Relawan Kemanusiaan, Bagikan Vitamin dan Sosialisasikan Vaksinasi Covid
Baca juga: Peringati Hari Olahraga Nasional, Wabup Purbalingga Minta KONI Terus Cetak Atlet Juara
Baca juga: Sembilan Parpol di Purbalingga Terima Dana Bantuan dari Pemkab, Terbanyak PDI Perjuangan Rp 292 Juta
Kemudian, Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari melakukan pengecekan ke lokasi.
Kegiatan pertama yang ditemukan yaitu turnamen bola voli di lapangan Desa Karangaren.
Turnamen itu diikuti 16 klub. Mereka berasal dari Kecamatan Kutasari maupun luar Kutasari.
Selain jumlah peserta yang banyak, penonton yang datang juga membeludak.
"Saat tim gugus tugas datang, di lokasi sedang berlangsung turnamen bola voli dengan pemain dan penonton cukup banyak," katanya.
Tim gugus tugas kemudian melakukan koordinasi dengan panitia agar mereka segera menghentikan turnamen karena dinilai menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.
Hasil koordinasi, panitia beserta seluruh official tim peserta yang hadir bersedia menghentikan kegiatan.
Selain turnamen bola voli, Satgas Covid-19 Kecamatan Kutasari juga menjumpai kerumunan warga dalam perlombaan dan latihan lomba burung merpati.
Kegiatan ditemukan di wilayah Desa Karangaren dan Desa Meri.
"Terkait kegiatan tersebut, juga langsung dilakukan upaya pembubaran. Alhamdulillah, tanpa perlawanan. Warga bersedia menghentikan kegiatannya," kata kapolsek.
Baca juga: Workshop Membuat Komik Diminati Anak Muda di Banyumas, Bupati Bakal Siapkan Comic House
Baca juga: Rodjo Tater Pangkah Tegal Mulai Dibuka untuk Wisatawan, Sekali Masuk Dibatasi 500 Pengunjung
Baca juga: Pedagang Pasar Weleri Kendal Berharap Pindah ke Pasar Darurat Akhir September, Masih Tunggu Sarpras
Baca juga: Rayakan Panen Raya, Petani dan Tukang Ojek Gabah di Tegalsari Batang Gelar Balap Motor di Sawah