Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Pengangkatan Pejabat Struktural Pemkab Kudus Diduga Bermasalah, Bupati Hartopo: Itu Tidak Benar

Muncul laporan pengangkatan 29 pejabat di Lingkungan Pemkab Kudus tidak melalui rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus HM Hartopo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menerima laporan terkait dugaan pelanggaran dalam pengangkatan 29 pejabat struktural di Pemkab Kudus pada 1 Juli 2021.

Namun dugaan pelanggaran tersebut dinilai Bupati Kudus HM Hartopo tidak benar.

Laporan tersebut telah ditindaklanjuti.

KASN juga telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada Bupati Kudus HM Hartopo tertanggal 24 Agustus 2021.

Baca juga: Dua Hari Vaksinasi Fokus Sasar Santri, Kapolres Kudus: Target 500 Dosis, Gunakan Vaksin Sinovac

Baca juga: 3 dari 15 Gua Peninggalan Jepang di Kawasan Patiayam Kudus Mulai Dibuka, Diduga Memiliki Sumber Air

Baca juga: Mantan Ketua Takmir Masjid di Kudus Diduga Gelapkan Uang, Nilainya Capai Rp 188 Juta

Baca juga: Pernah Cicipi Soto Gentong Kudus? Biar Nggak Penasaran, Datang Saja ke Sebelah Barat SPBU Panjang

Dalam rekomendasi tersebut juga tertuang isi laporan, yakni meliputi laporan pengangkatan 29 pejabat itu tidak melalui rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Sebagain dari 29 pejabat yang diangkat berdasarkan usulan staf khusus.

Kemudian Pemkab Kudus belum melantik dua pejabat tinggi pratama sebagai tindak lanjut rekomendasi KASN tertanggal 24 Juni 2021.

Dalam laporan tersebut juga tertulis perihal pemberhentian Udi Waluyo yang waktu itu jabatannya sebagai Sekretaris Dishub Kabupaten Kudus.

Dia didemosi sehingga jabatannya menjadi sekretaris kecamatan.

Padahal belum ada pemeriksaan yang dilakukan atas dugaan pelanggaran oleh Udi Waluyo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved