Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Mantan Ketua Takmir Masjid di Kudus Diduga Gelapkan Uang, Nilainya Capai Rp 188 Juta

Dugaan penggelapan uang masjid itu terendus saat Ulil Falah ditunjuk sebagai ketua takmir yang baru Masjid Baitul Muqodas periode 2021-2025.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
Istimewa
ILUSTRASI mata uang Rupiah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Mantan ketua takmir Masjid Baitul Muqodas, Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus dilaporkan ke pihak kepolisian.

Mantan ketua takmir bernama Ishak Sutarpan itu diduga telah menggelapkan uang kas masjid.

Dugaan uang kas masjid yang digelapkan itu mencapai Rp 188 juta.

Uang tersebut berasal dari sedekah jemaah yang terkumpul selama bertahun-tahun.

Perihal pelaporan dugaan kasus tersebut, Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David membenarkannya.

Baca juga: Pernah Cicipi Soto Gentong Kudus? Biar Nggak Penasaran, Datang Saja ke Sebelah Barat SPBU Panjang

Baca juga: Diduga Trauma, Ratusan Guru di Kudus Mangkir Panggilan Jadwal Vaksinasi Covid Dosis Kedua

Baca juga: Bupati Kudus Jadi Guru Dadakan di SMAN 1 Bae, Ajarkan Materi Kaitan Protokol Kesehatan

Baca juga: Tiga Mahasiswa Asal Kudus Ini Bikin Magnetic Pot, Sudah Dilengkapi Aroma Terapi, Ini Keunggulannya

"Sudah (terima laporan)."

"Kemarin baru kami terima," kata AKP David kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (4/9/2021).

Dugaan penggelapan uang masjid itu terendus saat Ulil Falah ditunjuk sebagai ketua takmir yang baru Masjid Baitul Muqodas periode 2021-2025 pada 20 April 2021.

Umumnya kepengurusan baru, biasanya terdapat serah terima laporan keuangan dari pengurus sebelumnya.

Saat itu, kata Ulil, dari kepengurusan lama hanya dihadiri oleh bendahara lama yakni Rahardi Bambang Priyatno.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved