Breaking News:

Berita Kriminal

Jatuh dari Motor setelah Ditendang Pembegal di Jalan Pemuda Kota Semarang, Seorang Pemotor Tewas

Dua orang menjadi korban pembegalan di Jalan Pemuda, Kota Semarang, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Semarang, Minggu (5/9/2021).

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dokumentasi Polrestabes Semarang
Dua korban pembegalan tergeletak di Jalan Pemuda Kota Semarang, Minggu (5/9/2021). Satu di antara dua korban pembegalan tersebut meninggal dunia akibat luka serius yang dialami setelah terjatuh dari motor. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dua orang menjadi korban pembegalan di Jalan Pemuda, Kota Semarang, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Semarang, Minggu (5/9/2021).

Satu di antara dua korban tersebut akhirnya meninggal setelah terjatuh dari motor dan mengalami luka serius.

Korban yang tergeletak di jalan langsung ditolong anggota Kodim 0733/BS yang sedang melaksanakan piket, tak jauh dari lokasi kejadian.

Tidak hanya itu, anggota Tim Elang Hebat Semarang (Tebas) juga menghampiri korban di lokasi tersebut.

Heri, seorang saksi, melihat ada tiga motor yang melintas sebelum kejadian.

"Satu motor kemudian terjatuh dan dua motor lain bablas," ungkap Heri yang juga anggota Kodim 0733/BS, saat memberikan keterangan melalui dokumentasi video Tebas.

Baca juga: Dukung Pembelajaran Tatap Muka, Dinkes Kota Semarang Targetkan Vaksinasi Pelajar Rampung September

Baca juga: Ikut Berbahagia, Kampung Jawi dan Desa Wisata Kandri Semarang Gondol Penghargaan TTA 2021

Baca juga: Ganjar Sidak GOR Tri Lomba Juang Semarang: Yang Tidak Pakai Masker Diingatkan Terus

Baca juga: Hari Spesial Bagi Annisa, Siswi SMPN 38 Semarang Ini Bertemu Ganjar dan Dapat Hadiah Sepeda

Menurut Heri, ketiga motor berjalan beriringan. Dirinya menduga, korban ditendang dan dipepet.

"Menurut keterangan korban (selamat), katanya tadi dipepet. Pelaku berbocengan," tutur dia.

"Korban ada dua, yang satu MD (meninggal dunia), yang satu tidak apa-apa. Korban MD masih ada di TKP, tidak diubah," ujarnya.

Pembegalan tersebut juga dibenarkan Dandim 0733/BS Kolonel Inf Yudhi Diliyanto. Saat itu, anggotanya yang sedang piket langsung menolong korban pembegelan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved