Breaking News:

Berita Kesehatan Hari Ini

Akibatnya Stroke Bisa Fatal Jika Telat Ditangani, Berikut Kata Dokter Spesialis RSI Banjarnegara

Jika sudah melebihi waktu enam bulan, biasanya kondisinya kontraktur atau terjadi kekakuan pada sendi atau otot di penderita stroke.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Seorang dokter spesialis rehab medik mengunjungi pasien di Desa Pucungbedug, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Stroke disebut menjadi salah satu penyakit yang paling banyak memicu kematian di dunia, termasuk Indonesia. 

Sayangnya, di masyarakat, masih sering ditemui kasus terlambat dalam penanganan penyakit stroke.

Akibatnya pun fatal. 

Kondisi pasien pasca serangan stroke ini bisa semakin parah.

Baca juga: Peternak Ayam Petelur Lagi Lesu, Harga Anjlok di Banjarnegara, Martono Beberkan Penyebabnya

Baca juga: Saksi Menduga Pelaku Merupakan Suami Korban, Kelanjutan Kasus Penusukan di Banjarnegara

Baca juga: Kasus Ibu Muda Bersimbah Darah Karena Ditusuk, Polres Banjarnegara: Kami Masih Kejar Pelaku

Baca juga: Fasilitator Puskesmas Pagentan 2 Banjarnegara Minta Warga Tak Labeli Negatif Penderita Covid

Dokter Spesialis Rehab Medik RSI Banjarnegara, dr Tegar Haputra Raya menjelaskan, masyarakat perlu memahami kondisi pasien pasca serangan stroke.

Sehingga penanganannya bisa maksimal. 

Ini juga terkait percepatan rehabilitasi medik.

Semakin cepat ditangani, maka akan semakin baik untuk proses pemulihan pasien. 

Ia menjelaskan, ada dua jenis stroke, yakni karena perdarahan serta penyempitan pembuluh darah.

Untuk kasus  penyempitan pembuluh darah, menurut dia, bisa dilakukan rehab medik setelah dua atau tiga hari pasca serangan stroke

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved