Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Silakan Kalau Ingin Buka, Wisata di Kabupaten Kendal Wajib Isi dan Kirim Daftar Periksa Prokes

Pembukaan tempat wisata nantinya tetap dalam pantauan dinas terkait agar berjalan sesuai prosedur yang disepakati bersama di Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
ILUSTRASI - Pengunjung memadati Kolam Renang Tirto Arum Kendal, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal sedang mempersiapkan pembukaan semua destinasi wisata seiring penurunan level 2 PPKM.

Akan tetapi, Disporapar Kabupaten Kendal bakal melakukan seleksi tempat wisata yang benar-benar siap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Plt Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi meminta pengelola semua tempat wisata untuk mengirimkan daftar periksa protokol kesehatan dan skema operasional.

Dari 41 destinasi wisata, akan diseleksi tempat wisata mana yang sudah siap dibuka.

Khususnya dalam penyediaan sarana penunjang protokol kesehatan dan prosedur yang berlaku.

Baca juga: Terungkap Muasal Widodo Meninggal, Dihajar Temannya Sendiri di Sukorejo Kendal, Ini Kronologisnya

Baca juga: Dua Remaja Ini Masuk Jeruji Besi Polres Kendal, Terlibat Penganiayaan Saat Konvoi Lulusan

Baca juga: Sulitnya Vaksinasi Covid ke ODGJ di Gemuh Kendal, Petugas sampai Beri Iming-iming Uang agar Tenang

Baca juga: Penerapan Belajar Tatap Muka Terbatas di Kendal, Dico: Sehari Dibagi Tiga Shift

"Penurunan level PPKM ini menjadi level 2."

"Arahan Bupati Kendal untuk membuka tempat wisata."

"Namun, semua tempat wisata harus melampirkan form daftar periksa, yang buka yang memenuhi syarat," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (31/8/2021).

Kata Wahyu, sebelumnya Pemkab Kendal sudah melakukan ujicoba pembukaan 2 tempat wisata di Pantai Ngebum Kaliwungu dan Pantai Indah Kemangi Kangkung

Semua tempat wisata yang diperbolehkan buka nantinya harus melengkapi beberapa prosedur tambahan.

Seperti yang sudah diterapkan dua pantai tersebut.

Seperti menyediakan posko screening vaksinasi, membuat skema reservasi online, mengaktifkan posko kesehatan, dan menyediakan gerai vaksinasi.

Tempat wisata diminta komitmen membatasi pengunjung yang masuk maksimal 25 persen sesuai ketentuan.

Aturan ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan pengunjung di dalam satu tempat wisata. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved