Berita Jawa Tengah
Gerakkan Mahasiswa Ikut Tangani Covid-19 di Jateng, Ganjar Pranowo Diapresiasi Pusat
Stok vaksin masih menjadi salah satu kendala pemerintah untuk percepatan vaksinasi di daerah-daerah.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Stok vaksin masih menjadi satu kendala pemerintah untuk percepatan vaksinasi di daerah-daerah.
Seperti yang dialami di Kalimantan Timur dan Jawa Tengah.
Bahkan Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor sempat minta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk mengirim sebagian jatah vaksin ke Kalimantan Timur.
Pernyataan itu disampaikan Isran saat berada dalam satu forum webinar bersama Ganjar Pranowo, Kamis (26/8/2021).
Baca juga: Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Semarang - Tes di UKSW Salatiga Diikuti 536 Peserta
Baca juga: HUT 59 PWRI Kota Semarang - Suwarno: Kami Ikut Berperan Tanggulangi Corona Hingga Akhir Usia
Baca juga: Nantikan Oktober 2021, Trans Jateng Rute Semarang-Grobogan, Tarif Cuma Rp 2.000
Baca juga: Cerita di Semarang - Biar Mau Disuntik Vaksin, Begini Cara Yayu Rayu Anaknya Penyandang Disabilitas
"Percepatan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi terus dilakukan."
"Satu hari kami bisa menyelesaikan vaksinasi untuk 25 ribu orang."
"Masalahnya vaksin sudah mulai capek, mulai tewas, kehabisan."
"Itu hebatnya Gubernur Jawa Tengah karena vaksinnya banyak."
"Kalau bisa yang dari Jawa Tengah itu bisa didrop ke sini, paling tidak 5.000, beres itu," kata Isran dalam forum tersebut
Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh Ganjar setelah mendapat kesempatan untuk memberikan paparan.
Menurut Ganjar, stok vaksinasi memang menjadi satu kendala untuk melakukan akselerasi vaksinasi.
Jawa Tengah yang secara jumlah penduduk berada dalam urutan ketiga terbesar saja tidak banyak mendapatkan alokasi vaksin.
"Kalau Pak Isran tadi bilang, tolong dong vaksinnya dilempar ke sini."
"Betul, Pak."
"Jateng itu penduduk terbesar ketiga di Indonesia, saya tanya ke Kemenkes, ternyata vaksin terbanyak yang sudah dibagikan itu DKI Jakarta, terus sekarang terkejar ke Jawa Timur."