Breaking News:

Berita Kriminal

Tergiur Harga Mahal, Pemuda di Wonosobo Curi 5 Burung Murai Batu Milik Tetangga. Dijual Rp 3 Juta

harga mahal burung membuat ARP (21) tergiur mencuri Murai Batu milik tetangganya, Mustofa, warga Kelurahan Mudal Kecamatan Mojotengah, Wonosobo.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRES WONOSOBO
Kasatreskrim Polres Wonosobo Mochamad Zazid menunjukkan tersangka pencurian burung Murai Batu di Kelurahan Mudal, Wonosobo, dalam gelar perkara di mapolres setempat, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Harga mahal membuat burung Murai Batu sering menjadi incaran maling.

Ini pula yang membuat ARP (21) tergiur mencuri Murai Batu milik tetangganya, Mustofa, warga Kelurahan Mudal Kecamatan Mojotengah, Wonosobo.

ARP beraksi sendiri, 2 Agustus 2021 lalu, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, rumah Mustofa kosong, ditinggal pergi penghuni.

Tengah malam itu, ARP diam-diam merusak jendela rumah Mustofa lewat cara mencongkel menggunakan linggis.

Baca juga: Beli Handphone Pakai Uang Palsu, Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi

Baca juga: Truk Bermuatan Kaca dan Kayu Tabrakan di Jalur Kertek Wonosobo, Gapura Desa Ikut Hancur

Baca juga: Berkah Warga di Pertigaan Doplak Wonosobo, Polisi Bagikan Paket Berisi Sayuran, Ini Tujuannya

Baca juga: Bocah Hanyut di Sungai Cemong Wonosobo Ditemukan Selasa Sore, Kondisinya Meninggal

Dengan cara itu, ia bisa masuk ke rumah dan membawa limia ekor burung Murai Batu berserta satu sangkar.

"Ia lalu menjualnya seharga Rp 3 juta. Uangnya telah habis dipakai untuk keuntungannya sendiri," kata Kasatreskrim Polres Wonosobo Mochamad Zazid dalam gelar perkara di mapolres setempat, Rabu (25/8/2021).

Mengetahui rumahnya kebobolan, Mustofa lantas melapor ke Polsek Mojotengah.

Dari hasil penyelidikan polisi dibantu keluarga, petugas berhasil mengungkap tersangka.

Polisi menangkap ARP dan menahannya.

Hasil pengembangan penyelidikan, polisi mendapati informasi, ARP ternyata juga sempat mencuri di tempat lain.

Untuk memertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (*)

Baca juga: Penipuan Berkedok Arisan Online Terjadi di Sragen, Pelaku Bawa Kabur Peserta hingga Rp 2 Miliar

Baca juga: Masih Berstatus Level 4 PPKM, Pemkab Banyumas Belum Berniat Gelar Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Baca juga: Resmikan Polsek Mrebet Purbalingga, Kapolda Jateng: Harus Lebih Giat Melayani Masyarakat

Baca juga: Embun Es Kembali Selimuti Dieng Banjarnegara, Suhu Udara Tembus -1 Derajat Celcius

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved