Berita Kecelakaan Hari Ini
Bocah Hanyut di Sungai Cemong Wonosobo Ditemukan Selasa Sore, Kondisinya Meninggal
Rio Anggoro (10), warga RT 06 RW 04 Dusun Wediasin, Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo sebelumnya dilaporkan hanyut saat berenang.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pencarian bocah tenggelam di Sungai Cemong, Kabupaten Wonosobo akhirnya menemui titik terang.
Rio Anggoro (10), warga RT 06 RW 04 Dusun Wediasin, Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo sebelumnya dilaporkan hanyut saat berenang di Sungai Cemong.
Korban ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (27/7/2021) sore.
Baca juga: Cerita Heri Mendulang Untung di Masa Pandemi, Tangkap Peluang Budidaya Nila di Wulungsari Wonosobo
Baca juga: Bagaimana Jika Budidaya Mangrove di Air Tawar? Begini Hasil Eksperimen Warga Kalimendong Wonosobo
Baca juga: Mengintip Aktivitas Pemuda Patakbanteng Wonosobo, Sulap Sampah Plastik Jadi Batako Hingga BBM
Baca juga: Kisah Sukses Petani di Kejajar Wonosobo, Berangkat Haji dan Kuliahkan Anak Menjadi Dokter
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai," kata Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (27/7/2021).
Sebelumnya, Selasa (27/7/2021) sekira pukul 12.30, dua bocah, Rio Anggoro (10) dan Ahmad Farendra (10) sempat berenang di Sungai Cemong.
Menurut Heru, keduanya hanyut saat berenang.
Keduanya diduga kelelahan saat berenang.
Beruntung Ahmad Farendra bisa diselamatkan warga sekitar yang sedang memancing hingga nyawanya tertolong.
Ahmad yang bisa diselamatkan pukul 12.35 itu langsung dibawa ke Puskesmas Selomerto.
Tetapi nahas bagi Rio Anggoro yang hanyut dan dinyatakan hilang.
Seusai kejadian itu, pihaknya memberangkatkan 1 tim rescue untuk melakukan operasi SAR disertai peralatan selam.
"Kedalaman Sungai Cemong sekira 4 meter dan lebar 10 meter."
"Setelah upaya penyelaman, korban berhasil ditemukan," katanya. (*)
Baca juga: Warga Kota Tegal Ini Maafkan Pengemudi Ojek Online yang Curi Etalase setelah Dengar Alasan Ekonomi
Baca juga: Harga Tabung Oksigen di Pekalongan Tembus Rp 6,8 Juta, Apotek Klaim Harga Mahal dari Distributor
Baca juga: Pembangunan Rusunawa Kebondalem Kendal Selesai Desember 2021, Khusus Warga Belum Punya Rumah
Baca juga: Bupati Semarang Bersedia Terima Sanksi, Izinkan Warung Terima Pelanggan 25 Persen dari Kapasitas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bocah-tenggelam-sungai-cemong-wonosobo.jpg)