Berita Jawa Tengah

Pembangunan Rusunawa Kebondalem Kendal Selesai Desember 2021, Khusus Warga Belum Punya Rumah

Pembangunan Rusunawa Kebondalem Kendal dilakukan selama 8 bulan melalui APBN senilai Rp 18,29 miliar yang ditarget selesai Desember 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah pekerja sedang membangun rusunawa untuk masyarakat belum punya rumah di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal kembali membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal pada tahun ini.

Pembangunan dilakukan selama 8 bulan melalui APBN senilai Rp 18,29 miliar yang ditarget selesai Desember 2021.

Kepala Disperkim Kabupaten Kendal, Noor Fauzie mengatakan, pembangunan rusunawa ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum punya rumah (MBR).

Baca juga: Stok Darah Makin Menipis di Kendal, PMI Jemput Bola ke Kecamatan, Tapi Masih Belum Optimal

Baca juga: Stok Habis, Vaksinasi Dosis Dua untuk Masyarakat Umum di Kendal Terancam Tak Tepat Waktu

Baca juga: Pemkab Kendal Siapkan Bantuan Rp 5 Miliar untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Baca juga: KMP Kalibodri Kembali Berlayar, Dari Kendal Angkut 14 Penumpang Menuju Kumai

Artinya, masyarakat Kendal yang sudah berkeluarga namun masih tinggal satu atap dengan orangtua atau keluarga lain berhak menempati fasilitas di dalam rusunawa sebagai tempat tinggal sementara dengan sistem sewa.

Noor Fauzi menerangkan, rusunawa ini merupakan program Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Perumahan.

Pembangunan rumah susun untuk masyarakat MBR ini sudah dimulai sejak pertengahan April 2021, dan ditarget selesai pada akhir tahun. 

Rencananya, rusunawa akan berdiri dengan 3 lantai yang terdiri dari 44 kamar.

Anggaran pembangunan diambil dari APBN senilai Rp 18,29 miliar itu dengan penyedia lahan oleh Pemkab Kendal.

"Saat ini, pembangunan sudah jalan."

"Nanti setelah bangunan fisik selesai, sebelum digunakan ada pemeliharaan bangunan selama 360 hari," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/7/2021).

Pembangunan rusunawa ini berdampingan dengan 3 rusunawa lain yang sudah terbangun 100 persen.

Satu rusunawa sudah dihuni oleh masyarakat kurang mampu.

Sedangkan satu rusunawa lain masih dimanfaatkan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC).

Dia berharap, pembangunan rusunawa ini akan membantu upaya pemerintah daerah dalam menakan jumlah warga Kendal yang belum memiliki rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved