Breaking News:

Berita Banyumas

Masih Berstatus Level 4 PPKM, Pemkab Banyumas Belum Berniat Gelar Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan belum akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Ilustrasi. Siswa antre masuk ke ruang kelas saat uji coba pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 9 Purwokerto, April 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan belum akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, dirinya masih berpedoman pada aturan pemerintah pusat terkait PTM.

Apalagi, dalam perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Banyumas masih berstatus level 4.

Baca juga: Jaga Keamanan Wilayah, Samapta Polresta Banyumas Gelar Operasi Preman

Baca juga: Masih Dilabeli Level 4 dalam PPKM, Ini Data Terbaru Kasus Covid di Banyumas

Baca juga: Sejak 3 Juli 2021, Stasiun Purwokerto Banyumas Layani Vaksinasi Covid pada 5.131 Orang

Baca juga: Kasus Covid Turun tapi Masih Berstatus PPKM Level 4, Pemkab Banyumas Kroscek ke Pusat

Meski begitu, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, kasus Covid-19 di wilayah tersebut telah mengalami penurunan.

"Belum bisa (membuka PTM) karena aturan dari pusat memang belum memperbolehkan," ujar bupati, Rabu (25/8/2021).

Uji coba pembelajaran tatap muka di Banyumas sebelumnya sudah sempat dilaksanakan.

Namun, sejumlah sekolah di Banyumas yang sudah menyelenggarakan uji coba tatap muka terpaksa kembali melaksanakan pembelajaran daring sejak adanya PPKM.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan setempat, ada sekitar 34 sekolah, baik SD atau SMP, yang sebelumnya sudah uji coba tatap muka.

Kendati menerapkan pembelajaran sistem daring, Kepala Dinas Pendidikan Banyumas Irawati mengatakan, peran guru dalam pembelajaran secara daring semakin membaik. Irawati pun mengapresiasinya.

Hanya, diakui dia, butuh peran orangtua agar terus mengawasi buah hati dalam penggunaan gadget.

"Harus dipastikan, pembelajaran jarak jauh apakah anak benar-benar menggunakan HP (handphone) untuk belajar atau main game. Ayo introspeksi bareng-bareng dan memperhatikan anak dalam menggunakan HP," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Embun Es Kembali Selimuti Dieng Banjarnegara, Suhu Udara Tembus -1 Derajat Celcius

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 25 Agustus 2021: Rp 1.918.000 Per Gram

Baca juga: Resmikan Polsek Mrebet Purbalingga, Kapolda Jateng: Harus Lebih Giat Melayani Masyarakat

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved