Breaking News:

Berita Pendidikan

SD dan SMP di Kabupaten Semarang Mulai Uji Coba PTM, Berikut Penerapannya

Keputusan PTM dinilai semakin mendesak dilakukan karena pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kabupaten Semarang kurang maksimal dan jauh dari harapan.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Sejumlah siswa kelas VII sedang mengikuti uji coba PTM di SMP Negeri 4 Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (23/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Semarang mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (23/8/2021).

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo mengatakan, uji coba dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

"Kemudian, lainnya adalah persiapan dan kesiapan sarana prasarana penunjang protokol kesehatan (prokes) virus corona (Covid-19)."

"Selain itu, status PPKM telah menurun dari level 4 ke level 3," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Terungkap, Wanita Hamil Tewas di Gisikdrono Semarang Tewas Dibunuh Pacar: Kesal Sering Disuruh

Baca juga: Disdik Kota Semarang Jamin Pendidikan Anak Yatim Piatu akibat Covid, Ini Bantuan yang Disiapkan

Baca juga: Semarang Zoo Andalkan Simpanan untuk Biaya Pakan Satwa Koleksi, Sebulan Capai 180 Juta

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Lempar Batu di Jalur Semarang-Kendal, Tertangkap di Taman Lele

Menurut Sukaton, keputusan PTM dinilai semakin mendesak dilakukan karena pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kabupaten Semarang sangat kurang maksimal dan jauh dari harapan.

Itu dikarenakan banyak orangtua siswa bekerja di luar daerah.

Ia menambahkan, selama uji coba PTM setiap sekolah diperkenankan maksimal melibatkan 50 persen siswa, selebihnya sebagian tetap mengikuti PJJ di rumah masing-masing.

"Pada uji coba PTM ini diikuti 52 SMP negeri, 455 SD negeri dan 28 SD swasta serta 49 SMP swasta."

"Lalu yang perlu diperhatikan adalah prokes benar-benar terjamin dan ada izin orangtua siswa," katanya.

Kepala SMP Negeri 4 Ungaran, Tri Widodo menyampaikan, dari keseluruhan fasilitas 24 kelas hanya sebagian digunakan dengan membagi jadwal masuk siswa selama PTM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved