Berita Semarang Hari Ini
DPRD Kota Semarang: Segera Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengatakan, blended learning dapat diterapkan di wilayah yang masuk PPKM level 3.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
Jangan sampai, kata dia, ada loss generation karena hak pendidikan yang diterima anak ada yang hilang.
"Kualitas (pembelajaran) dijaga."
"Menurut kami, idealnya anak TK, SD, dan SMP itu tatap muka."
"Kalau mahasiswa mungkin sistem daring bisa terkover," ucapnya.
Diakuinya, saat ini belum seluruhnya pelajar divaksin karena saat ini anak-anak masih masuk skala prioritas yang terakhir.
Seiring berjalannya waktu, dia yakin pelajar akan masuk skala prioritas.
Dia tentu akan mengarahkan agar vaksinasi anak bisa dipercepat untuk menunjang PTM.
"Anak-anak SMA sudah agak banyak, SMP belum."
"SD dipilih yang 12 tahun ke atas," imbuhnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Cerita Kedekatan Bupati Banjarnegara dengan ODGJ: Mulai Bujuk Berobat hingga Ajak Tinggal Bersama
Baca juga: RSI Banjarnegara: Ibu Hamil Boleh Ikut Program Vaksinasi, Tapi Ini Syaratnya
Baca juga: Polres Purbalingga Kembali Gelar Vaksinasi Merdeka Candi, Tersedia 29.400 Dosis Vaksin Moderna
Baca juga: Cerita Pahlawan Purbalingga Rebut Kemerdekaan: Terluka Akibat Bom, Dapat Obat Hasil Drama Dokter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/uji-coba-ptm-sekolah-swasta-semarang.jpg)