Breaking News:

Berita Nasional

PPKM Diperpanjang sampai 23 Agustus, Tempat Ibadah Boleh Buka dengan Kapasitas 50 Persen

Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2-4 di Jawa-Bali hingga 23 Agustus 2021.

Editor: rika irawati
AFP/Juni Kriswanto
Jemaah melaksanakan salat Jumat dengan menerapkan aturan menjaga jarak akibat Covid-19 di masjid Surabaya, Jumat (13/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2-4 di Jawa-Bali hingga 23 Agustus 2021.

Meski begitu, pelonggaran kembali diberikan, terutama untuk operasional tempat ibadah.

Kini, tempat ibadah di wilayah level 3 dan 4 dibolehkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen atau 50 orang.

"Tempat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan kelenteng serta tempat lain yang difungsikan sebagai tempat ibadah), dengan maksimal 50 persen dari kapasitas atau 50 (lima puluh) orang," demikian bunyi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021.

Baca juga: Kembali Ditemukan, Tempat Karaoke Terjaring Operasi Yustisi di Pati, Tidak Patuh Aturan PPKM

Baca juga: Kota Tegal Masih Terapkan PPKM Level 4 meski Berstatus Zona Oranye, Ini Alasannya

Baca juga: Ini Syarat Terbaru Naik Pesawat saat PPKM: Tak Perlu Lagi Tes PCR jika Sudah Dua Kali Vaksin Covid

Baca juga: Angka Kematian Masih Tinggi, Alasan Utama Kota Tegal Masuk Aturan PPKM Level IV

Sebagaimana bunyi Inmendagri, pelaksanaan kegiatan ibadah juga wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta memperhatikan aturan teknis dari Kementerian Agama.

Adapun di wilayah PPKM level 2, masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan klenteng serta tempat lain yang difungsikan sebagai tempat ibadah, diizinkan mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dengan maksimal 75 persen kapasitas atau 75 orang.

"Dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama," demikian bunyi Inmendagri.

Untuk diketahui, PPKM Level 2-4 di Jawa dan Bali sudah berlaku sejak pertengahan Juli 2021.

Kebijakan tersebut sudah diperpanjang setidaknya empat kali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, PPKM akan terus berlanjut selama Covid-19 masih menjadi pandemi.

"PPKM ini tetap akan digunakan sebagai instrumen untuk mengendalikan mobilitas dan aktivitas masyarakat," ujar Luhut dalam konferensi pers, Senin (16/8/2021) malam.

Baca juga: Pakai Baju Adat Lampung, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan RI

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 17 Agustus 2021: Rp 979.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Selasa 17 Agustus 2021: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Selasa 17 Agustus 2021: Waspada! Hujan Diperkirakan Terjadi Malam Hari

Dalam penerapan kebijakan tersebut, Luhut mengatakan, level PPKM akan menurun ke tingkat yang lebih rendah apabila situasi Covid-19 lebih membaik.

Menurut dia, ketika PPKM mendekati level 1 dan 2, hal itu menandakan masyarakat dapat segera menjalani kehidupan normal.

"Jika situasi Covid-19 makin membaik, tentunya level PPKM akan diturunkan ke level yang lebih rendah. Di mana level 2 dan 1 nanti akan mendekati situasi kehidupan normal," kata Luhut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PPKM Level 3-4 di Jawa-Bali: Tempat Ibadah Buka, Jemaah Dibolehkan 50 Persen dari Kapasitas".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved