Penanganan Corona
Angka Kematian Masih Tinggi, Alasan Utama Kota Tegal Masuk Aturan PPKM Level IV
Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari menjelaskan, angka kasus aktif dan BOR memang sudah mengalami penurunan.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemerintah Pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan Level 3, hingga Senin (16/8/2021).
Dalam perpanjangan yang keempat ini, Kota Tegal masih berada di status level 4.
Padahal data Dinkes Kota Tegal, menunjukkan penurunan angka kasus aktif Covid-19.
Selain itu terjadi penurunan keterisian tempat tidur isolasi bed occupancy rate (BOR).
Termasuk penurunan angka kematian akibat Covid-19.
Baca juga: Bikin Heboh Warga Tegal, Asal Bau Menyengat Mirip Gas Elpiji Ternyata Drum Bekas Limbah Kimia
Baca juga: Cerita Kakak Beradik Lumpuh di Kota Tegal Ingin Dapat Vaksin Covid: Lapor RW, Diantar Pakai Becak
Baca juga: 121.648 Warga Tegal Sudah Disuntik Vaksin, Meningkat 10 Persen Dibanding Pekan Sebelumnya
Baca juga: Patroli di Jalan Lingkar Utara, Satpol PP Kota Tegal Amankan Tiga Orang Membawa Ribuan Pil Koplo
Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari menjelaskan, angka kasus aktif dan BOR memang sudah mengalami penurunan.
Saat ini kasus aktif sudah di bawah 150 kasus per 100 ribu penduduk dalam seminggu.
Kemudian persentase BOR sudah turun di bawah 80 persen.
Namun, menurut Prima, angka kematian masih tergolong tinggi dalam sepekan terakhir.
Masih tercatat 15 orang dalam sepekan terakhir.
"Angka kematian kalau masih lebih dari 15 orang per 100 ribu penduduk dalam satu minggunya."
"Itu masih level 4," kata Prima kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (10/8/2021).
Data Dinkes Kota Tegal, angka kematian dalam sepekan terakhir mencapai 21 orang.
Terhitung pada Senin (2/8/2021) sampai Sabtu (7/8/2021).
Prima mengatakan, angka kematian tersebut yang menjadikan Kota Tegal masih PPKM Level 4.