Penanganan Corona

121.648 Warga Tegal Sudah Disuntik Vaksin, Meningkat 10 Persen Dibanding Pekan Sebelumnya

Dedy Yon mengatakan, tidak ada kendala teknis yang menyebabkan tertundanya vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Masyarakat luar kota mendatangi gerai vaksinasi di Gedung Birao atau Lawang Satus Kota Tegal, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Capaian vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal meningkat 10 persen dalam sepekan terakhir ini. 

Peningkatan tersebut terjadi sejak diluncurkannya program Seribu Gerai Vaksin Covid-19 pada Minggu (1/8/2021). 

Data Dinkes Kota Tegal, sebelumnya capaian vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi di angka 47 persen.

Kemudian pada Minggu (8/8/2021), capaian vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi meningkat mencapai angka 57,10 persen. 

Masyarakat yang sudah divaksin sebanyak 121.648 orang. 

Baca juga: Stok Sinovac Habis, Vaksinasi Dosis Dua 27 Ribu Warga Kota Tegal Terancam Molor

Baca juga: Patroli di Jalan Lingkar Utara, Satpol PP Kota Tegal Amankan Tiga Orang Membawa Ribuan Pil Koplo

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Lumpuh di Kota Tegal Ingin Dapat Vaksin Covid: Lapor RW, Diantar Pakai Becak

Baca juga: Kota Tegal Butuh Vaksin Sinovac! Dedy Yon: Tolong Segera Dikirim

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, program Seribu Gerai Vaksin mampu meningkatkan angka capaian vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi. 

Sepekan terakhir ini ada peningkatan sekira 10 persen. 

"Capaiannya hampir 60 persen sampai hari ini," kata Dedy Yon kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/8/2021). 

Dedy Yon mengatakan, tidak ada kendala teknis yang menyebabkan tertundanya vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal

Namun pihaknya saat ini sedang kehabisan stok vaksin Sinovac untuk pemberian dosis kedua. 

Sementara untuk masyarakat yang akan vaksin pada dosis pertama menggunakan jenis Astrazeneca. 

"Kendala lain tidak ada."

"Tapi ada tiga kategori masyarakat yang tidak layak vaksin." 

"Seperti punya gejala atau alergi berat, punya penyakit akut, dan imunnya tidak bisa menerima vaksin."

"Mereka jelas tidak bisa di vaksin," jelasnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Prihatin Sulitnya Dapat Oksigen, BUMDes Plajan Cilacap Sediakan Isi Ulang Gratis untuk Warga Isoman

Baca juga: Cemburu Istri Sering Digoda, Pemilik Konter HP di Tambakreja Cilacap Pukul Kenalan hingga Koma

Baca juga: 6000 Ibu Hamil di Banyumas Mulai Terima Vaksinasi Covid, Bukan Pakai Moderna tapi Sinovac

Baca juga: Banyumas Kirim 20 Atletnya Lewat Kontingen Jateng di PON XX Papua, Ini Cabor Unggulan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved