Berita Tegal

Stok Sinovac Habis, Vaksinasi Dosis Dua 27 Ribu Warga Kota Tegal Terancam Molor

Pemerintah Kota Tegal kehabisan stok vaksin Covid-19 jenis Sinovac. Stok vaksin yang ada dan baru diterima saat ini merek Astrazeneca.

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Masyarakat mendaftar vaksin Covid-19 di gerai vaksinasi Gedung Birao atau Lawang Satus Tegal, Senin (9/8/2021). Gerai tersebut dikhususkan untuk vaksinasi warga Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemerintah Kota Tegal kehabisan stok vaksin Covid-19 jenis Sinovac. Stok vaksin yang ada dan baru diterima saat ini merek Astrazeneca.

Belum bisa dipastikan, stok kapan vaksin Sinovac kembali ada. Padahal, ada 27 ribu warga di Kota Tegal yang harus menerima vaksin Sinovac dosis kedua.

Wali KotaTegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, peningkatan capaian vaksinasi dalam satu pekan terakhir cukup terlihat.

Dari yang sebelumnya 50 persen, saat ini hampir 60 persen.

Peningkatan tersebut terjadi setelah berlangsungnya program 1.000 gerai vaksin Covid-19.

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Lumpuh di Kota Tegal Ingin Dapat Vaksin Covid: Lapor RW, Diantar Pakai Becak

Baca juga: Patroli di Jalan Lingkar Utara, Satpol PP Kota Tegal Amankan Tiga Orang Membawa Ribuan Pil Koplo

Baca juga: Kota Tegal Butuh Vaksin Sinovac! Dedy Yon: Tolong Segera Dikirim

Baca juga: Kisah Juang Tim Oksigen RSUD Kardinah Tegal, Tak Pernah Tidur Nyenyak Hingga Serentak Sujud Syukur

Ia mengatakan, untuk sementara waktu, vaksinasi dilakukan hanya untuk penerima dosis pertama dengan vaksin jenis Astrazeneca.

"Mudah-mudahan, besok kita sudah mendapatkan Sinovac. Karena bagaimanapun, yang vaksin tahap satunya Sinovac tahap kedua harus Sinovac," kata Dedy Yon, Senin (9/8/2021).

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan permohonan untuk vaksin Sinovac kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

"Masih butuh 27 ribu dosis Sinovac untuk penyuntikan dosis kedua," katanya.

Prima menjelaskan, stok vaksin Astrazeneca yang dimiliki masih banyak. Stok mencapai 1.600 vial atau 16.000 dosis.

Ia mengatakan, masyarakat masih bisa mendapatkan vaksinasi dengan vaksin Covid-19 jenis Astrazeneca. Namun untuk pemberian dosis pertama.

"Kita dapat lagi hari ini (red, Astrazeneca). Sejumlah 200 vial untuk Dinas Kesehatan, 200 vial untuk Polres, dan 200 vial untuk TNI," ujarnya. (*)

Baca juga: Gubernur Ganjar Tak Gunakan Vaksinasi sebagai Syarat Warga Mengakses Layanan Publik, Ini Alasannya

Baca juga: Hilir Mudik di Kantor DPUR Banjarnegara, KPK Usut Kasus Korupsi?

Baca juga: 6000 Ibu Hamil di Banyumas Mulai Terima Vaksinasi Covid, Bukan Pakai Moderna tapi Sinovac

Baca juga: Manajemen Resmi Umumkan Cucun Sulistyo Sebagai Pelatih Persiku Kudus

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved