Breaking News:

Berita Purbalingga

Lucu! Santri di Purbalingga Meriahkan HUT RI Lewat Lomba Pakai Celana tanpa Tangan. Ini Filosofinya

Memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, sejumlah santri Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Ichsan Al Islami Purbalingga menggelar perlombaan internal.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Santri Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Ichsan Al Islami Purbalingga mengikuti lomba memakai celana tanpa menggunakan tangan, Senin (16/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, sejumlah santri Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Ichsan Al Islami Purbalingga menggelar perlombaan internal. Satu di antara lomba yang digelar adalah memakai celana tanpa menggunakan tangan.

Sepanjang perlombaan, gelak tawa peserta dan penonton seolah tak berhenti.

Agar bisa memakai celana secara cepat dan tepat, peserta harus berguling mirip ulat, meloncat, bahkan melakukan gerakan lain yang tak kalah lucu.

Lantaran digelar di suasana pandemi Covid-19, selama perlombaan di Dusun 2 Karangsari, Desa Karangsari, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, itu, peserta tetap mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya, memakai masker dan menjaga jarak.

Baca juga: Bupati Purbalingga Pastikan Perayaan HUT RI Sederhana: Tak Ada Lomba dan Syukuran Doa Bersama

Baca juga: Belanja Daerah Purbalingga Diproyeksi Naik 6,49 Persen, Masih untuk Penanganan Dampak Covid

Baca juga: Gunakan Sabu, Oknum Polisi Polres Purbalingga Berpangkat Aiptu Jadi Tersangka dan Terancam Dipecat

Baca juga: Dapur Rumah Warga Mrebet Purbalingga Ludes Terbakar, Api Diduga Muncul dari Bara Tungku

Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) yang menaungi Pondok Pesantren (ponpes) YPI Nurul Ichsan Al Islami, Kiai Haji Achmad Ichsan, mengatakan, lomba tersebut digelar sebagai sarana meningkatkan nasionalisme santri.

Meskipun di tengah pandemi, mereka harus tetap memahami nilai nasionalisme.

"Ini adalah cara meningkatkan nasionalisme. Jangan hanya melihat mereka sebagai korban narkoba. Mereka bisa dipulihkan dan kembali ke masyarakat sehingga menjadi normal kembali agar mencintai Indonesia," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (16/8/2021).

YPI Nurul Ichsan Al Islami merupakan ponpes yang memberikan terapi rehabilitasi kepada pada pemakai obat-obatan terlarang dan narkoba.

Soal pemilihan lomba memakai celana tidak boleh menggunakan tangan, Kiai Haji Achmad Ichsan menjelaskan filosofinya.

"Ini mampu tidak, ketika menghadapi masalah. Ibaratnya, tangan seperti teman, tidak bisa bergantung pada orang lain terus. Sesulit apapun, harus bisa dan hidup seperi semula dan pulih kembali," katanya.

Salah satu santri, Revano, mengatakan, dirinya sangat antusias mengikuti lomba yang digelar ponpes.

"Saya merasa terhibur dan senang sekali. Banyak teman jadi asyik. Cara pakai celana tak menggunakan tangan, ya sampai jungkir balik begitu," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Penjualan Ponsel di Plaza Simpanglima Semarang Masih Lesu, Pengaruh Syarat Pengunjung Wajib Vaksin

Baca juga: Kain Luwur Makam Sunan Kudus Mulai Diganti: Butuh 1.500 Meter Kain Mori, Dikerjakan 34 Relawan

Baca juga: Ganti Upacara, Pemkab Banjarnegara Minta Warga Ambil Sikap Sempurna saat 17 Agustus Pukul 10.17

Baca juga: Program KKN Rampung, 137 Mahasiswa UMP Lepas Status Relawan di Pusat Isolasi Covid Banyumas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved