Berita Kudus

Capaian Vaksinasi Covid Baru 22 Persen, Bupati Kudus Belum Syaratkan Pengunjung Mal Wajib Vaksin

Bupati Kudus HM Hartopo belum akan mengeluarkan kebijakan wajib vaksinasi bagi pengunjung mal.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus HM Hartopo saat ditemui di Kudus, Jumat (13/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo belum akan mengeluarkan kebijakan wajib vaksinasi bagi pengunjung mal. Hal ini dilakukan lantaran persentase vaksinasi di Kudus baru mencapai 22 persen.

"Saat ini, (mal) masih sepi. Maka dari itu, perlu koordinasi dulu. Kami evaluasi dulu. Kalau kami langsung menerapkan aturan ini, sedangkan untuk Kudus kan baru 22 persen (warga) yang divaksin. Nanti yang 80 persen belum divaksin tidak bisa masuk mal semua," kata Hartopo, Jumat (13/8/2021).

Hartopo menuturkan, kebijakan masuk mal hanya untuk warga yang sudah vaksin Covid-19, pantas diterapkan ketika persentase warga yang divaksin lebih dari 50 persen.

Baca juga: Belum Berani Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Kudus Tunggu Izin dari Bupati

Baca juga: Bahas Perubahan APBD 2021, Bupati Kudus Pastikan Tak Ada Anggaran untuk Persiku dan Aspirasi DPRD

Baca juga: Calon Destinasi Wisata, Ditemukan 15 Gua Peninggalan Jepang di Bukit Cangkraman Patiayam Kudus

Baca juga: DKK Kudus Waspadai KIPI Astrazeneca, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Seusai Vaksin

Selain masalah persentase warga yang telah vaksin, kebijakan tersebut belum diambil lantaran mal di Kudus juga masih sepi.

Namun, dia tidak menampik jika aturan tersebut merupakan hal yang positif.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak pihak terkait aturan masuk mal.

Tak hanya mal, menurutnya, wajib vaksin juga harus diterapkan bagi warga yang akan masuk pasar tradisional. Minimal, warga yang masuk pasar harus sudah menerima vaksin dosis pertama.

"Saya kira, itu bagus, akan kami evaluasi," kata dia.

Hartopo mengatakan, kebijakan wajib vaksin bagi warga yang akan masuk mal bertujuan membatasi.

Meski begitu, katanya, yang terpenting saat ini adalah kasus aktif Covid-19 di Kudus sampai saat ini mengalami tren penurunan.

Baca juga: Tersengat Listrik saat Pasang Lampu Hias Agustusan, Pemuda asal Dayeuhluhur Cilacap Tewas

Baca juga: Ingkar Janji Nikahi Pacar, Pemuda di Jepara Ini Dipolisikan. Terancam 15 Tahun Penjara

Baca juga: Awan Berbentuk Topi Selimuti Puncak Gunung Lawu, Terlihat dari Magetan Jawa Timur

Baca juga: Masih Pandemi Covid, Upacara HUT RI di Banjarnegara Hanya Digelar di Tingkat Kabupaten

Sampai Kamis (12/8/2021), terdapat 105 kasus aktif di Kudus. Jumlah tersebut menurun 10 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Di balik menurunnya kasus aktif, Hartopo menekankan kepada setiap warga agar tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved