Berita Banjarnegara Hari Ini
Rumah Dua Orang Dekat Bupati Banjarnegara Juga Didatangi Tim KPK
Meski sejumlah tempat telah digeledah, KPK sampai saat ini belum merilis tersangka di balik kasus dugaan tindak pidana korupsi di Banjarnegara.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - KPK terus bekerja maraton untuk mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi di Lingkungan Pemkab Banjarnegara.
Sejumlah tempat telah digeledah selama dua hari berturut-turut.
Mulai kantor DPUPR, PT Bumirejo, hingga Kantor Bupati Banjarnegara, serta rumah dinasnya.
Tim disebar ke beberapa tempat di waktu bersamaan untuk pencarian alat bukti.
Baca juga: KPK Juga Sambangi Purbalingga, Ada Keterkaitan Kasus Dugaan Korupsi DPUPR Banjarnegara
Baca juga: Yusuf Finarso Masih Bungkam, Pasca Sehari KPK Geledah Kantor DPUPR Banjarnegara
Baca juga: Geledah Kantor DPUPR Banjarnegara, KPK: Terkait Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Proyek 2017-2018
Baca juga: KPK Sebut Ada Dugaan Tindak Pidana Korupsi di DPUPR Banjarnegara, Ganjar: Saya Belum Tahu
Selain tempat-tempat itu, KPK juga menggeledah dua rumah orang dekat Bupati Banjarnegara.
KL di Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (11/8/2021).
Tim juga sempat mendatangi gudang material KL, sekira 1 kilometer dari tempat tinggalnya.
Di hari yang sama, tim KPK juga mendatangi rumah RS di kompleks perumahan Desa Gemuruh Kecamatan Bawang.
Di rumah KL, penghuni tak merespon ketika wartawan, termasuk Tribunbanyumas.com memanggil dari luar pagar, Rabu (11/8/2021).
Sementara di gudang material itu, aktivitas usaha di dalamnya relatif masih normal dengan suara mesin alat berat yang menderu.
Rabu (11/8/2021), rumah RS di Desa Gemuruh juga terlihat lengang.
Seorang pria keluar rumah menyapa awak media yang memantau dari luar.
Dia tak lain adalah RS, pemilik rumah yang sempat didatangi KPK.
Dia membenarkan KPK sempat datang ke rumahnya pada Selasa (10/8/2021).
Tetapi dia memastikan, mereka tim KPK tidak membawa barang apapun dari rumahnya.
RS menolak diwawancarai lebih lanjut, hingga ia masuk kembali ke dalam rumah.
"Tidak ada (yang dibawa)," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (11/8/2021).
Meski sejumlah tempat telah digeledah, KPK sampai saat ini belum merilis tersangka di balik kasus dugaan tindak pidana korupsi di Banjarnegara.
Konstruksi perkara yang diusut KPK pun sampai saat ini belum terungkap secara pasti. (*)
Baca juga: Trauma Tsunami 2006 dan Pascagempa Cilacap M 4,8, Warga Ayah Kebumen Bikin Jalur Evakuasi ke Hutan
Baca juga: Cilacap Kekurangan 1,5 Juta Vaksin Sinovac, Jadwal Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua Mundur
Baca juga: Tempat Wisata di Banyumas Masih Tutup, Tempat Ibadah Boleh Buka Maksimal 25 Persen dari Kapasitas
Baca juga: Penyekatan di Purwokerto Diperlonggar, Perempatan Palma dan Simpang Pasar Wage Kembali Dibuka 24 Jam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/update-kpk-di-kabupaten-banjarnegara.jpg)