Breaking News:

Penanganan Corona

6000 Ibu Hamil di Banyumas Mulai Terima Vaksinasi Covid, Bukan Pakai Moderna tapi Sinovac

Program vaksinasi Covid-19 secara massal, khusus untuk ibu hamil di Banyumas, mulai dilaksanakan hari ini, Senin (9/8/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK PUSKESMAS SOKARAJA 2
Ibu hamil menjalani suntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Sokaraja 2 Banyumas, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Program vaksinasi Covid-19 secara massal, khusus untuk ibu hamil di Banyumas, mulai dilaksanakan hari ini, Senin (9/8/2021). Vaksinasi dilakukan di seluruh puskesmas di Banyumas.

"Iya, mulai hari ini vaksin. Selain itu, kalau ada gejala yang mengarah ke Covid-19 atau pernah kontak dengan orang yang positif Covid-19, bisa swab antigen sekalian," ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto, Senin.

Berdasarkan data, jumlah ibu hamil di Banyumas sekitar 6.000 orang.

Sadiyanto berharap, seluruhnya dapat divaksin hari ini.

"Kalau bisa, hari ini selesai. Tapi, kalau tidak selesai, ya dilanjut besok," tambahnya.

Baca juga: 6000 Ibu Hamil di Banyumas Bakal Divaksin Covid, Gunakan Vaksin Moderna

Baca juga: Ibu Hamil Positif Covid Dikarantina di Hotel Tiara Purwokerto, Bupati Banyumas: Mudahkan Penanganan

Baca juga: Banyumas Kirim 20 Atletnya Lewat Kontingen Jateng di PON XX Papua, Ini Cabor Unggulan

Baca juga: Tak Sekadar Menyoal Bisnis, Guru SMKN 3 Banyumas Ini Juga Ingin Lestarikan Kesenian Gamelan

Salah satu bidan di Puskesmas Sokaraja 2, Nursa Primiananda mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB, pihaknya telah memvaksin 28 ibu hamil.

"Alhamdulillah, tidak ada yang bergejala Covid-19. Kalau ada yang bergejala memang harus antigen," katanya.

Vaksin yang digunakan yakni vaksin jenis Sinovac.

Nursa menjelaskan, antusiasme para ibu hamil cukup tinggi di wilayahnya.

Ia mengatakan, proses pendataan melalui grup WA yang sengaja dibuat untuk mempermudah konsultasi dan pendataan.

Kriteria ibu hamil yang divaksin adalah mereka yang hamil di usia kehamilan 14 sampai 33 minggu.

Sementara itu, terkait vaksin booster untuk tenaga kesehatan di Banyumas, Sadiyanto menambahkan, rencananya vaksin baru akan diambil.

Ia mengatakan, vaksin tersebut digunakan untuk nakes yang sudah menjalani vaksin dosis dua, paling lambat di bulan April.

"Jadi, yang dosis duanya mulai di bulan Mei, belum menjadi sasaran. Vaksin menggunakan Moderna," tuturnya. (Tibunbanyumas/jti)

Baca juga: Manajemen Resmi Umumkan Cucun Sulistyo Sebagai Pelatih Persiku Kudus

Baca juga: IDI Banjarnegara Dukung Program Telemedicine, Siap Beri Konsultasi secara Daring

Baca juga: Nakes di Sragen Mulai Dapat Vaksinasi Booster, Gunakan Vaksin Moderna

Baca juga: Purbalingga Memprediksi Dapat Tambahan Penghasilan Rp 4,6 Miliar dari BLUD untuk Perubahan APBD 2021

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved