Breaking News:

PON 2021

Banyumas Kirim 20 Atletnya Lewat Kontingen Jateng di PON XX Papua, Ini Cabor Unggulan

Banyumas bakal mengirim 20 atletnya untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 2-15 Oktober 2021.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kabid Olahraga Dinporabudpar Banyumas Taufik Widjatmoko saat ditemui di kantornya, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Banyumas bakal mengirim 20 atletnya untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 2-15 Oktober 2021. Mereka tergabung dalam kontingen Jawa Tengah yang akan berebut medali di 10 cabang olahraga (cabor).

Mereka adalah satu atlet cabor menembak, satu atlet senam, empat atlet bola tangan, satu atlet lempar lembing, satu atlet lari 400 meter, empat atlet taekwondo, tiga atlet sepak takraw, dua atlet bulu tangkis, dan dua atlet paralayang.

"Untuk mematangkan kemampuan, ke-20 atlet tersebut, saat ini, tengah mengikuti pemusatan pelatihan," ujar
Kabid Olahraga Dinporabudpar Banyumas, Taufik Widjatmoko, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Tak Sekadar Menyoal Bisnis, Guru SMKN 3 Banyumas Ini Juga Ingin Lestarikan Kesenian Gamelan

Baca juga: Screenshot Foto VCS Mantan Pacar Disebar di Medsos, Polresta Banyumas: Karena Pelaku Marah

Baca juga: Janji Ganjar Kepada Kades Karangnangka Banyumas Akhirnya Ditepati, Apakah Itu?

Baca juga: Nasib Pelaku Wisata Pagubugan Banyumas Terdampak PPKM: Belum Dapat Bantuan, Jadi Buruh Tani

Harapan besar tersemat pada kesemua atlet itu. Namun, ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang diunggulkan, yakni bola tangan, panahan, taekwondo, sepak takraw, dan paralayang.

Di cabang olahraga tersebut, para atlet tersebut sudah kerap meraih juara nasional.

Taufik menyebut Jauza Rona Hasan di cabor taekwondo.

Saat ini, pihkanya masih menunggu kabar lanjutan mengenai protokol kesehatan (prokes) yang akan diterapkan sebelum dan selama PON. Mengingat, PON bakal digelar di tengah pandemi Covid-19 yang belum teratasi.

"Kami masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait prokes dan aturannya seperti apa," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Bupati Semarang Larang Lomba 17-an yang Bisa Memicu Kerumunan, Upacara Bendera Dibatasi 17 Orang

Baca juga: Prihatin Sulitnya Dapat Oksigen, BUMDes Plajan Cilacap Sediakan Isi Ulang Gratis untuk Warga Isoman

Baca juga: Jangan Lupa! Hari Libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah Digeser 11 Agustus 2021

Baca juga: Artis Nikita Mirzani Dilaporkan Warga Demak ke Polisi atas Dugaan Penghinaan dan Pengancaman

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved