Penanganan Corona
Tidak Dapat Perhatian Pemerintah, Belasan Buruh di Brebes Ini Minta Diisolasi Terpusat
Ketua Aliansi Serikat Kabupaten Brebes, Iwan mengatakan, selama ini buruh yang terkonfirmasi positif Covid-19 belum mendapatkan perhatian maksimal.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Belasan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Kabupaten Brebes meminta Pemkab Brebes bisa menyediakan tempat isolasi terpusat bagi mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Ketua Aliansi Serikat Kabupaten Brebes, Iwan mengatakan, selama ini buruh yang terkonfirmasi positif Covid-19 belum mendapatkan perhatian maksimal.
Entah itu dari pihak perusahaan dimana mereka bekerja maupun Pemkab Brebes.
Diungkapkan Iwan, para buruh yang terkonfirmasi positif, utamanya tanpa gejala hanya diminta isoman di rumah masing-masing tanpa diperhatikan.
Baca juga: Tak Terima Diputus Cinta, Pemuda di Brebes Ini Siram Siswi SMK Pakai Air Keras
Baca juga: Viral, Pengemis di Brebes Beli Kalung Emas Pakai 2 Karung Uang Receh. Begini Cerita Pemilik Toko
Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo: Program Vaksinasi di Jateng Baru Tercapai 18,83 Persen
Baca juga: Ayo Dicoba, Cari Info Kerja Jadi Makin Mudah Loh, Gunakan Saja E-Makaryo Milik Pemprov Jateng
"Isoman di rumah justru akan menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 di keluarganya," kata Iwan seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (6/8/2021).
Untuk itu, Iwan berharap Pemkab Brebes bisa menyediakan tempat isolasi terpusat.
"Kami minta agar buruh yang terkonfirmasi Covid-19 diisoman di satu tempat," katanya.
Dalam audiensi, para buruh setidaknya mengusulkan dua pilihan.
Pertama, Pemkab Brebes bisa memfasilitasi agar perusahaan bisa menyediakan tempat isolasi terpusat.
Atau tempat isolasi tersebut disediakan langsung oleh Pemkab Brebes.
Dalam kesempatan itu, para buruh juga menyampaikan bahwa tripartit yang menghubungkan antara Pemkab Brebes, serikat buruh, dan perusahaan dinilai berjalan kurang maksimal.
Termasuk perihal upah buruh di Brebes yang dianggap masih cukup rendah.
"Kemudian tuntutan terakhir kami meminta perhatian dari Pemkab Brebes terhadap buruh," jelas Iwan.
Bupati Brebes Idza Priyanti menyebut, Pemkab Brebes sudah menyediakan tempat isolasi terpusat untuk warga termasuk para buruh.
Disampaikan Idza, tempat isolasi yang paling efektif bagi pasien Covid-19 tanpa gejala adalah di masing-masing desa.
"Masing-masing pemerintah desa sudah menyediakan tempat isoman."
"Untuk obat dan vitamin untuk buruh isoman akan diberikan secara gratis," kata Idza.
Meski demikian, Idza berjanji akan berkomunikasi dengan pihak perusahaan agar buruh yang terpapar Covid-19 bisa lebih diperhatikan.
"Sekali lagi, bantuan dari Dana Desa yang 8 persen, dari perusahaan, dan dari pemerintah daerah itu ikut memperhatikan," tambahnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat"
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Janji Ganjar Kepada Kades Karangnangka Banyumas Akhirnya Ditepati, Apakah Itu?
Baca juga: Nasib Pelaku Wisata Pagubugan Banyumas Terdampak PPKM: Belum Dapat Bantuan, Jadi Buruh Tani
Baca juga: Penerapan PPKM di Purbalingga Menunjukkan Hasil Positif, Kasus Aktif Covid Turun hingga 1.500 Kasus
Baca juga: Polisi Berikan Rompi Hijau Kepada PKL di Purbalingga, Jadi Relawan Peduli Protokol Kesehatan