Breaking News:

Berita Banyumas

Warga Jatilawang Banyumas Senang, Pembangunan Jembatan Gantung Kalitajum Mulai Dikerjakan

Pembangunan jembatan gantung Kalitajum yang menghubungkan Grumbul Tunjung Lor dengan Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, dimulai.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS PEMKAB BANYUMAS
Pekerja menyelesaikan pembangunan jembatan gantung Kalitajum yang menghubungkan Grumbul Tunjung Lor dengan Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Kamis (29/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pembangunan jembatan gantung Kalitajum yang menghubungkan Grumbul Tunjung Lor dengan Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, dimulai.

Jembatan yang sudah diimpikan warga dari sejumlah desa, yakni Grumbul Tunjung Lor, Kalisadang, Pagentan, Gendurek, serta Desa Gerduren Purwojati dijadwalkan selesai dan dapat digunakan akhir tahun 2021.

Camat Jatilawang, Oka Yudhistira mengatakan, jembatan sepanjang 120 meter dan lebar 3 meter sangat membantu mobilitas warga antar daerah tersebut.

Baca juga: Cerita Pelaku Wisata Purwokerto: Banting Setir Jadi Pedagang Es Degan demi Bertahan saat Pandemi

Baca juga: Pemkab Banyumas Rencanakan Bangun Pabrik Oksigen Generator, Butuh Anggaran Rp 5,3 Miliar

Baca juga: Pria asal Lampung Ditemukan Tewas di Hotel di Baturraden Banyumas, Polisi Temukan Sejumlah Obat

Baca juga: Pejabat dan ASN di Banyumas Urunan, Setiap Hari Bagikan 200 Dus Makanan ke Warga Terdampak PPKM

Menurutnya, selama ini, masyarakat harus menempuh jalan melingkar denga jarak cukup jauh akibat dipisahka Sungai Tajum.

"Hadirnya jembatan ini akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor desa atau kecamatan dan akses silaturahim antar warga, serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujar Oka saat mengikuti rapat di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (30/7/2021).

Oka menambahkan, pembangunan jembatan yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu akan memperlancar mobilitas dan memangkas waktu tempuh antar desa.

Warga Gerduren, Kecamatan Purwojati, Yati, mengaku senang dengan adanya pembangunan jembatan gantung tersebut karena merasa lebih dekat.

"Alhamdulillah jadi tidak kejauhan kalau pergi pulang," katanya.

Senada disampaikan Rudy, warga Grumbul Tunjung Lor. Ia mengaku, kondisi alam sekarang, warga harus melewati tiga desa jika ingin ke balai desa.

"Nanti, kalau jembatan sudah jadi, kalau mau ke balai desa, tidak perlu muter tiga desa," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Modus Memacari Korban, Pengemudi Taksi Online di Kota Tegal Kuras Tabungan Janda Muda

Baca juga: Cerita Pelaku Wisata Purwokerto: Banting Setir Jadi Pedagang Es Degan demi Bertahan saat Pandemi

Baca juga: Langkah Jonathan Cristie di Olimpiade Tokyo 2020 Terhenti, Kalah dari China dalam Dua Gim

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 30 Juli 2021: Rp 978.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved