PPKM Darurat Jateng

Tolong Pemerintah Segera Berikan Solusi - Inilah Keluh Kesah Pelaku Usaha di Karanganyar

Pelaku Wisata Karanganyar: wisata itu bukan hanya soal pelaku usaha wisata, tapi juga ada sektor pendukung seperti UMKM, penginapan, dan lainnya.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
ILUSTRASI - Kondisi objek wisata Sakura Hill Tawangmangu Kabupaten Karanganyar tutup selama diterapkannya PPKM Darurat, Senin (26/7/2021). 

Melainkan ada pembiayaan lain seperti perbankan, pajak, hingga pemeliharaan. 

Lantaran objek wisata tutup selama PPKM, lanjutnya, tentu berdampak terhadap kondisi keuangan dari masing-masing pengelola objek wisata. 

"Harapannya ada solusi dari pemerintah," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, solusi itu bisa diwujudkan dalam beberapa bentuk.

Entah itu dalam bentuk subsidi pembiayaan yang mesti ditanggung oleh pelaku usaha selama objek wisata tutup akibat PPKM Sarurat.

Seperti bayar pajak maupun perbankan.

Lebih lanjut, atau objek wisata diperbolehkan beroperasi dengan pembatasan kapasitas. 

Sementara itu, Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto mengungkapkan, belum bisa memberikan keterangan detail terkait operasional objek wisata selama PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021.

Di sisi lain, dalam Inmendagri terbaru juga tidak dijelaskan sektor yang tidak diatur dalam aturan terbaru dapat mengacu pada aturan sebelumnya. 

"Tidak ada penjelasan hal-hal yang tidak diatur dalam Inmendagri ini, maka berlaku Inmendagri kemarin, tidak seperti itu," jelasnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Nasib ASN Kepergok Berduaan di Kamar Kos Belum Ditentukan, Satpol PP Banjarnegara: Masih Pemeriksaan

Baca juga: Oknum PNS Terciduk Lagi Berduaan di Kamar Kos, Begini Komentar Bupati Banjarnegara

Baca juga: Cerita Heri Mendulang Untung di Masa Pandemi, Tangkap Peluang Budidaya Nila di Wulungsari Wonosobo

Baca juga: Bagaimana Jika Budidaya Mangrove di Air Tawar? Begini Hasil Eksperimen Warga Kalimendong Wonosobo

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved