Breaking News:

PPKM Darurat Jateng

Ini Hasil Modifikasi Aturan PPKM Level IV di Kota Semarang, Misal Kapasitas Makan di Warung

Satu di antara pelonggaran di Semarang adalah warung makan, pedagang kecil, dan aktivitas masyarakat mulai dibuka dengan catatan maksimal pukul 20.00.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PPKM Level IV resmi diperpanjang oleh Pemerintah pusat.

Kota Semarang masih menjadi satu di antara sejumlah daerah harus menerapkan aturan PPKM Level IV.

Pelonggaran pun mulai dilakukan pada perpanjangan kali ini. 

Satu di antaranya warung makan, pedagang kecil, dan aktivitas masyarakat mulai dibuka dengan catatan maksimal pukul 20.00.

Baca juga: Kebakaran di Toko Mainan Citra di Jalan Moh Suyudi Semarang, Warga Dengar Ledakan dari Lantai Dua

Baca juga: Insentif Cair, Nakes dan Staf RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Bagi-bagi Sembako ke Warga

Baca juga: Ada Praktik Jual Beli Plasma Konvalesen di Kota Semarang, 2 Kantong Dipatok Rp 8,5 Juta

Baca juga: Warga Lerep Semarang Berduka, Kehilangan Bripka Broto: Beliau Sering Membayari Listrik Tempat Ibadah

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, ada aturan yang dilakukan modifikasi atau penyesuaian dalam perpanjangan PPKM Level IV di ibukota Jawa Tengah.

Misalnya, kapasitas tempat makan.

Dalam aturan Imendagri, tempat makan boleh melayani makan di tempat maksimal tiga orang.

Sedangkan dalam Perwal Kota Semarang, Hendi sapaan akrabnya memperbolehkan tempat makan melayani makan di tempat dengan kapasitas 30 persen.

Namun demikian, pelayanan take away atau delivery order tetap diutamakan.

"Situasi di lapangan, kami boleh memodifikasi."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved