Breaking News:

PPKM Darurat Jateng

Ini Maksud Kapolres Banjarnegara Borong Makanan: Biar Segera Tutup dan Cepat Pulang

Operasi yustisi di Banjarnegara dilakukan bukan untuk memutus mata pencaharian masyarakat, tetapi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES BANJARNEGARA
Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto membagikan sembako ke pedagang pasar di Banjarnegara, Jumat (23/7/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Polres Banjarnegara bersama TNI Kodim 0704 Banjarnegara, Kejari Banjarnegara, dan Sarsipol menggelar Patroli Skala Besar, Jumat (23/7/2021) petang. 

Tetapi bukan hanya patroli, malam itu mereka sekaligus memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat terdampak Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. 

Baca juga: Warsono Terduduk Lesu Menanti Pembeli, Tumpukan Kandang Masih Menggunung di Rumahnya Banjarnegara

Baca juga: Sederhana Tapi Manfaatnya Luar Biasa, RSI Banjarnegara Kenalkan POCBIH, Alat Bantu Pernapasan

Baca juga: Kini Giliran Rembang Setelah Banjarnegara, Para Kades Curhat Persoalan Warga Kepada Ganjar

Baca juga: Nasib DCF Banjarnegara Belum Jelas, Semua Objek Wisata Dieng Ditutup Hingga 2 Agustus 2021

Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifrianto mengatakan, operasi dilakukan bukan untuk memutus mata pencaharian masyarakat, tetapi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Kepada petugas gabungan, Kapolres menekankan pada tindakan yang lebih humanis dengan mengutamakan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat.

Dia menjelaskan, operasi yustisi dilakukan dalam rangka mendukung PPKM Darurat yang dilanjut PPKM Level 4.

"Patroli dan operasi yustisi dilakukan guna menjaga Kamtibmas di wilayah Banjarnegara," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (24/7/2021). 

Selain kegiatan tersebut, kata dia, pihaknya juga membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya dimasa PPKM Level 4 saat ini.

Di antara penerima adalah para pedagang di pasar salak Banjarnegara

Saat menggelar patroli kemudian menjumpai pedagang angkringan yang masih jualan, polisi tak lantas membubarkan warung itu tanpa solusi. 

Kapolres bersama rombongan justru memborong makanan di warung itu pedagang bisa pulang lebih cepat. 

"Kami memborong makanan maksudnya agar segera tutup dan pulang ke rumah masing-masing," tuturnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Tiap Pekan Anggota Sisihkan Rp 10 Ribu Buat Warga Kurang Mampu, Program Sepurane Polres Purbalingga

Baca juga: Bagaimana Jika Budidaya Mangrove di Air Tawar? Begini Hasil Eksperimen Warga Kalimendong Wonosobo

Baca juga: Fakta di Kota Tegal - Banyak Warga Minta Surat Vaksin Tapi Ogah Disuntik, Biar Dapat Bansos

Baca juga: Berbekal Informasi dari Youtube, Warga Pekalongan Ini Sukses Budidayakan Lobster di Garasi Rumah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved