PPKM Darurat Jateng

PPKM Darurat Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Aturan Tidak Diubah, Masih Sama Hingga 25 Juli 2021

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, akan tetap menerapkan aturan yang sama selama diberlakukannya PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar tetap menerapkan aturan yang sama selama diberlakukannya perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021. 

Pernyataan itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono seusai mengikuti video conference dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (21/7/2021). 

Juliyatmono menyampaikan, akan tetap menerapkan aturan yang sama selama diberlakukannya PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021.

Seperti operasional tempat makan, cafe, dan sejenisnya tetap dibatasi hingga pukul 17.00. 

Baca juga: Ibu Hamil di Karanganyar Dapat Jatah Vaksin Covid, Sedang Didata Petugas Puskesmas

Baca juga: Begini Ceritanya Sapi Bisa Nyemplung Sumur, Terjadi di Kompleks Makam Desa Gedongan Karanganyar

Baca juga: PKL Karanganyar Kota Dapat Rezeki di Masa PPKM Darurat, Tiap Pedagang Diberi Bansos Rp 300 Ribu

Baca juga: Paket Obat Covid-19 Khusus Warga Kurang Mampu, Masih Didata DKK Karanganyar

Relaksasi pemberlakuan PPKM seperti operasional tempat makan hingga pukul 21.00, boleh makan di tempat tetapi terbatas dan menerapkan protokol kesehatan, akan diterapkan pada 26 Juli 2021. 

"Sudah diumumkan resmi Presiden Joko Widodo, PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021."

"Kami sikapi langsung, tetap seperti sebelumnya, semuanya (aturan selama PPKM Darurat) tidak berubah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (21/7/2021).

Dia menuturkan, sesuai pemaparan dari Menko Marves, Kabupaten Karanganyar termasuk dalam PPKM level 3.

Lanjutnya, Pemkab Karanganyar akan menerapkan relaksasi dalam pemberlakukan PPKM mengacu aturan atau Instruksi Mendagri, sesuai dengan level masing-masing daerah mulai 26 Juli 2021.

Yuli, sapaan akrab Juliyatmono berharap kasus Covid-19 mengalami penurunan hingga 26 Juli 2021.

Sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan

"Justru yang kami siapkan itu kalau terjadi euforia berlebihan seolah-olah sudah selesai sehingga orang menjadi lupa dan kurang kontrol," ucapnya.

Dia mengungkapkan, saat ini bantuan sosial dari Pemerintah Pusat sudah mulai tersalurkan.

Baik itu berbentuk BLT Dana Desa maupun melalui Dinsos Kabupaten Karanganyar. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Situasi Masih PPKM Darurat di Banjarnegara, Karyanto Bersyukur Bisa Ngirit dan Libur Kondangan

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Objek Wisata di Dieng Banjarnegara Tetap Tutup

Baca juga: Data Pemkot Semarang: Alhamdulillah, Warga yang Isolasi Mandiri Tinggal 500 Orang

Baca juga: Tawarkan 187 Formasi, Berikut Lowongan CPNS di Pemkot Semarang yang Kurang Diminati

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved