Berita Semarang Hari Ini
Perpanjangan PPKM Darurat Makin Santer, Walkot Semarang: Kami Tidak Ingin Berandai-andai
Saat dimintai tanggapan antisipasi adanya perpanjangan, Hendrar Prihadi menekankan tidak ingin berandai-andai membahas hal tersebut.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wacana perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, santer berhembus.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan, belum ada informasi resmi mengenai perpanjangan PPKM Darurat.
Dia tetap masih fokus terhadap penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021.
Bahkan, saat dimintai tanggapan antisipasi adanya perpanjangan, dia menekankan tidak ingin berandai-andai membahas hal tersebut.
Baca juga: Dengar Curhatan Siswi SD Marsudirini Semarang, Ganjar Bergegas Perintahkan Staf Kirim Beras
Baca juga: Dua Exit Tol di Kabupaten Semarang Ditutup, Kapolres: Sebaiknya Masyarakat di Rumah Saja
Baca juga: Bupati Semarang Klaim Kasus Covid di Wilayahnya Menurun 27 Persen selama Penerapan PPKM Darurat
Baca juga: Cerita Aiptu Sudardi di Semarang, Kawal Wanita Hamil Menuju Rumah Sakit, Terobos Penyekatan
"Kami tidak mau mengandai-andai."
"Tunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Pusat."
"Kalau tidak diperpanjang, Alhamdulillah."
"Kalau diperpanjang, Alhamdulillah juga," ucap Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/7/2021).
Menurutnya, pengaruh PPKM Darurat terhadap kasus Covid-19 di Kota Semarang selama ini cukup baik.
Dia menganalisis, Kota Semarang maupun beberapa kota di Jawa - Bali tidak mengalami penurunan kasus pasca libur Lebaran atau pertama PPKM Darurat diterapkan.
Justru, saat itu tren kasus Covid-19 terus meningkat.
Kota Semarang saat itu berada pada angka 300 Covid-19 aktif.
Angka terus naik hingga puncaknya sebanyak 2.400 kasus.
"Kami dari 300 kasus hingga puncaknya 2.400 kasus, naiknya 800 persen," sebutnya.
Begitu diberlakukan PPKM Darurat mulai 3 Juli hingga sekarang, sambung Hendi, kasus Covid-19 di Kota Semarang tidak mengalami lonjakan yang tajam.