Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Rp 79 Juta Masuk Kas Daerah, Hasil Tarikan Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Pati

Menurut Satpol PP Kabupaten Pati, selama Januari hingga Mei 2021, pelanggar prokes yang terjaring razia sejumlah 2.074 orang.  

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Sejak Januari 2021 hingga kini, Satpol PP Kabupaten Pati telah menindak ribuan warga yang melanggar protokol kesehatan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Masa PPKM itu meliputi PPKM Jawa-Bali, PPKM Mikro, dan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Selama Januari hingga Mei 2021, pelanggar prokes yang terjaring razia sejumlah 2.074 orang.  

Sedangkan pelanggar dari Juni hingga 15 Juli 2021 sejumlah 886 orang.

Baca juga: Masyarakat Pati Diminta Salat Iduladha di Rumah Saja, Ali Arifin: Demi Hifdzun Nafs

Baca juga: Diputus Sementara, Aliran Listrik Tempat Hiburan Malam, Satpol Pati: Perintah Bupati Haryanto

Baca juga: Mulai Akhir Bulan Ini, Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bisa Tambah Seribu Pelanggan Baru

Baca juga: Stok Vaksin Menipis di Kabupaten Pati, Haryanto: Cuma Bisa Cukupi Kebutuhan Tiga Hari

Para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring razia telah mendapat sanksi.

Bentuk sanksinya berupa teguran lisan, sosial, teguran tertulis, maupun denda.

Untuk diketahui, sesuai ketentuan Perbup Pati Nomor 66 Tahun 2020, Pemkab Pati memberlakukan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan

Bagi masyarakat umum, nominal denda ialah Rp 100 ribu.

Sementara, bagi ASN ialah Rp 300 ribu.

Adapun pengelola tempat usaha/kegiatan yang mengabaikan protokol kesehatan dikenai denda Rp 1 juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved